Pramono Minta Pencuri Kabel Rusak Paving Block di Jakut Ditindak Tegas

Pramono Minta Pencuri Kabel Rusak Paving Block di Jakut Ditindak Tegas

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 26 Jan 2026 16:33 WIB
Pramono Minta Pencuri Kabel Rusak Paving Block di Jakut Ditindak Tegas
Ilustrasi paving block di trotoar jalanan di Jakut dibongkar untuk dicuri kabel lampu penerangan jalanannya beberapa waktu lalu. (dok Istimewa)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti aksi pencurian kabel hingga merusak paving block di trotoar Jalan Raya Cilincing, Koja, Jakarta Utara (Jakut). Pramono meminta pelaku ditindak tegas.

"Saya minta untuk dipelajari dan memang kalau memang ada bukti dan kemudian yang melakukan, saya minta untuk ambil tindakan tegas untuk itu," kata Pramono kepada wartawan di Jakarta Barat, Senin (26/1/2026).

Pramono mengatakan aksi pencurian kabel sampai merusak paving block sangat mengganggu masyarakat. Paving block di trotoar jalanan itu dirusak karena pelaku ingin mencuri kabel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena yang pertama sangat mengganggu, yang kedua itu kan apa, kepentingan publik," ujarnya.

"Sehingga sarana prasarana publiknya akan terganggu. Dan untuk itu diambil tindakan," lanjutnya.

Sebelumnya, viral sebuah video menggambarkan jajaran paving block rusak terbongkar di trotoar Jalan Raya Cilincing, Koja, Jakut. Kerusakan paving block itu diduga dirusak oleh oknum maling kabel.

Dalam video yang dilihat detikcom, Senin (26/1), paving block ini terlihat rusak dan terangkat dari tempat pemasangan. Paving block yang rusak tampak sejajar lurus dengan tiang lampu jalan.

Perekam video pun sempat mengeluhkan bahwa kerusakan paving block ini diduga karena ada kawanan maling yang mencuri kabel. Perekam video juga menyampaikan bahwa lampu jalan di sekitar lokasi sudah beberapa hari mati.

Dimintai konfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Fernando menjelaskan, pihaknya tengah melakukan pengecekan terkait kebenaran penyebab paving block itu terangkat akibat adanya aktivitas maling kabel.

"Iya sudah monitor dan masih kita cek," ungkap AKP Fernando, Senin (26/1).

Dia juga menjelaskan masih mengecek CCTV hingga mencari saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

"Sementara masih cek CCTV dan saksi lagi dicari," lanjutnya.

Tonton juga video "Marak Kasus Pencurian Besi JPO, Pramono Bilang Begini"

Halaman 2 dari 2
(dek/jbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini