Sopir TransJ Dipukul Bikers Penyerobot Busway di Mampang
Rabu, 19 Sep 2007 12:17 WIB
Jakarta - Penyerobotan jalur busway oleh kendaraan non-TransJakarta (selanjutnya disebut TransJ), makan korban. Seorang sopir TransJ kena pukul dan didorong-dorong oleh sekitar 6 pengendara motor alias bikers.Peristiwa ini terjadi menjelang halte busway Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Ini merupakan koridor VI yang melewati Ragunan - Buncit - Mampang - Kuningan - Halimun. Jalur busway ini teramai kedua setelah koridor I Blok M-Kota.Alkisah, bus meluncur dari arah Ragunan, Rabu (19/9/2007). Seperti biasa, jalanan mengarah ke pusat bisnis Kuningan sangat padat. Banyak kendaraan yang memenuhi badan busway, mengekor laju TransJ.Sekitar pukul 10.30 WIB, TransJ bernomor JTM 051 berhenti di tengah jalan menjelang halte Mampang. Alhasil kendaraan yang berada di bus itu harus ikut berhenti.Rupanya hal ini membuat belasan pengendara sepeda motor di belakang bus warna milenium itu sebal. Mereka membunyikan klakson tanpa henti.Diklakson seperti itu, pengemudi TransJ terprovokasi. Sopir pria itu turun dan berusaha menjelaskan kepada para bikers bahwa dia tak bisa melanjutkan perjalanan karena lalu lintas di depannya juga tersendat.Penjelasan ini tak memuaskan bikers. Antara 5 hingga 6 bikers lantas mendorong dan memukul sopir tersebut. Sopir TransJ berusaha sabar dan tidak membalas aksi kasar itu.Pemandangan itu memicu kemarahan para penumpang TransJ yang diburu jam kerja. Mereka ingin membela sopir yang 'dikeroyok' para bikers itu. Tapi mereka tidak berdaya karena tidak bisa keluar.Para penumpang akhirnya sibuk menggedor-gedor pintu, meminta agar sopir balik ke bus, membuka pintu. Tujuan para penumpang satu: turun dari bus lalu 'menghajar' para bikers tersebut.Para penumpang TransJ turut emosi karena sedari berangkat perjalanan bus mereka juga ikut terhambat oleh banyaknya penyerobot busway. Berdesak-desakan di bus dan bus melaju seperti siput tentu hal yang menyulut menyulut emosi para penumpang."Kalau sopir busnya tidak sabar lalu pintu bus dibuka, pasti terjadi tawuran," ujar Imam, salah satu penumpang TransJ bernomor B 7446X itu, kepada detikcom.Imam menuturkan, setelah didorong-dorong dan dipukul oleh bikers, sopir TransJ memilih kembali ke kursinya. Sementara bikers kabur. "Keder juga mereka lihat penumpang bus yang marah," ujar Imam. Sementara, sopir TransJ melaporkan insiden itu kepada atasannya.Imam tidak tahu bagaimana kelanjutkan kasus tersebut. Dia turun di halte Mampang Prapatan. "Kejadian ini merupakan imbas dari ketidaktegasan petugas dalam melarang penyerobot busway," sesal karyawan yang biasa menumpang TransJ dari halte Ragunan ini.Manajer Pengendalian BLU Transjakarta, Rene Nunumete, yang dikontak detikcom mengaku belum menerima laporan tersebut. "Saya akan cek ke petugas lapangan lebih dulu," ujarnya.
(nrl/sss)











































