'Persiapan' SBY Sebelum Lengser
Selasa, 18 Sep 2007 20:47 WIB
Pesisir Selatan - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diam-diam tengah mempersiapkan 'tabungan' menghadapi berakhirnya masa jabatan sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Apa itu?Tabungannya bukan asuransi hari tua, deposito atau portofolio surat berharga. Melainkan catatan keseharian tugas-tugas kepresidenan sebagai bahan buku otobiografi yang akan ia tulis kelak.Catatan tersebut berisi berbagai rekaman tentang proses pengambilan kebijakan dan keputusan penting untuk kepentingan bangsa. Termasuk di dalamnya kecamuk perasaan, emosi dan pertentangan yang terjadi."Catatan saya mungkin paling lengkap. Belum tentu catatan para menteri selengkap saya. Saat akhir tugas, catatan itu bagus juga untuk otobiografi. Menulis otobiografi tidak boleh mengarang, tanpa data, fakta dan kejadian sebenarnya. Jadi setiap hari saya sudah nabung otobiografi," ungkap Presiden SBY.Pernyataan di atas ia sampaikan dalam saat memberi pengarahan pada para bupati se-Sumbar. Gubernur Gamawan Fauzi ikut hadir dalam acara berlangsung di kediaman dinas Bupati Pesisir Selatan, Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Selasa (18/9/2007).Sebagai warisan dan bahan pelajaran bagi penerusnya, Presiden SBY mendorong pejabat pemerintah menulis otobiografi bila nanti sudah tidak lagi aktif di jabatannya sekarang. Untuk persiapannya, sejak dini harus rajin menyusun catatan atas setiap persoalan pelik yang mereka hadapi.Sedangkan untuk kepentingan jangka pendek, catatan berfungsi sebagai pengingat untuk setiap keputusan. Sebab seringkali karena kesibukan, komitmen yang disepakati tanpa sengaja jadi terlupakan."Dengan catatan itu akan menolong untuk mengingatkan kembali apa yang saudara lakukan," ujarnya.Namun demikian presiden mewanti-wanti para pejabat pemerintahan tetap jujur dan terbuka dalam otobiografi itu. Jangan hanya berisi kisah-kisah sukses, tapi mengungkapkan juga kegagalan yang pernah terjadi."Tidak selalu cerita keberhasilan, kita kan manusia biasa. Ada yang dapat kita laksanakan dengan baik, sangat baik, dan ada yang gagal. Kita berjuang lagi," ujar presiden sambil tersenyum.
(lh/aba)











































