Tanpa Upacara Militer, Pilot Arief Dimakamkan di Pd Ranggon
Selasa, 18 Sep 2007 11:57 WIB
Jakarta - Setelah 4,5 jam disemayamkan di rumah duka, Kompleks TNI AU, Halim Perdanakusumah, Jaktim, jenazah Arief Mulyadi (57) dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Bekasi.Jenazah pilot pesawat MD82 One-Two-Go yang tergelincir di Phuket, Thailand, itu dikebumikan tepat pukul 10.00 WIB, Selasa (18/9/2007).Jenazah dan sekitar 100 pelayat tiba di TPU sekitar pukul 09.30 WIB. Namun prosesi memasukkan peti jenazah Arief ke liang lahat sempat terlambat 15 menit, karena putra sulungnya, Agung Bayu Anggono, dan ibunda almarhum terlambat tiba di TPU. Mereka terpisah dari konvoi.Setelah 15 menit menunggu, prosesi pemakaman pun dimulai. Meski pernah bergabung di TNI AU dengan pangkat terakhir Letkol, pemakaman mantan Komandan Skuadron 17 VIP itu tidak dilakukan secara militer.Pemakaman pria kelahiran Klaten 30 April 1950 ini dilakukan secara sederhana dan sudah diatur pihak TNI AU. "Keluarga tidak tahu, acara semua yang mengatur TNI AU," kata Noval, keponakan almarhum.Pemakaman rampung sekitar pukul 11.00 WIB. Pelayat dan keluarga pun kembali ke rumah duka.Putra sulung Arief, Agung Bayu Hanggono (29), mengaku sudah mengikhlaskan kepergian ayahnya. "Sejak awal kami sudah tahu risiko penerbang adalah seperti ini. Kami sudah relakan," katanya.Agung mengaku tidak mendapat firasat apa-apa sebelum pesawat yang dipiloti ayahnya itu tergelincir dan terbakar, sehingga menewaskan puluhan penumpangnya."Pesan terakhir Bapak hanya supaya saya menjaga anak-anak yang juga cucunya," kata Agung dengan mata berkaca-kaca.
(umi/nrl)











































