Rumah Kayu Aman Gempa, Harga Kayu Naik di Bengkulu
Selasa, 18 Sep 2007 00:58 WIB
Bengkulu -
Gempa 7,9 SR yang mengguncang Bengkulu pekan lalu menghancurkan sebagian besar rumah yang terbuat dari batu bata. Namun rumah atau bangunan-bangunan yang terbuat dari kayu ternyata lebih aman dan hanya sedikit mengalami kerusakan.Fakta ini membuat sebagian warga yang menjadi korban gempa berniat mengganti rumahnya dengan menggunakan bahan kayu. Tapi sayangnya, harga kayu sangat mahal di Bengkulu apalagi setelah gempa terjadi."Kami tidak mau lagi membangun rumah dari batu bata. Mungkin nanti akan kami bangun dari kayu," kata Ibrahim (57), warga Kecamatan Lais, Bengkulu Utara, Bengkulu, ketika ditemui detikcom, Senin (17/9/2007).Ibrahim yang baru lima tahun terakhir menempati rumah idamannya terpaksa harus mengungsi karena rumahnya telah hancur akibat gempa. Rumah Ibrahim adalah rumah permanen atau yang dibangun dari batu bata dan semen.Dari pengamatannya, Ibrahim menuturkan sebagian besar bangunan seperti rumah, masjid atau sekolah, yang hancur, yang hancur terbuat dari batu bata. Sementara rumah dari kayu, sebagian besar tidak roboh.Namun, kata Ibrahim, dia tidak bisa segera mewujudkan niatnya membangun rumah dari kayu. Karena saat ini harga kayu di daerahnya sangat tinggi. Harga kayu mutu rendah, seperti pule, per kubiknya Rp3 juta. "Harga papan lebih mahal dibandingkan batu bata. Tapi kalau pemerintah mau bantu perbaikan rumah kami atau membangunkan kami rumah sebaiknya dari kayu," pintanya.Pernyataan Ibrahim itu cukup logis. Sebab sepanjang pesisir barat Bengkulu, darikota Bengkulu, Bengkulu Utara, hingga Kabupaten Mukomuko, semua hutan berubah menjadi perkebunan sawit dan karet.Sedikit sekali hutan di kawasan itu merupakan hutan campuran. Dapat dikatakan hutan campuran hanya berada di bukit-bukit kecil, itu pun umumnya berdekatan dengan pemakaman atau rumah ibadah atau sekolah. Sisanya, sepanjang mata memandang adalah perkebunan sawit.
(tw/bal)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































