Jalan Sumbar-Bengkulu Amblas 30 M, Pengungsi Mulai Kurang Makan

Jalan Sumbar-Bengkulu Amblas 30 M, Pengungsi Mulai Kurang Makan

- detikNews
Sabtu, 15 Sep 2007 14:03 WIB
Padang - Ribuan warga korban gempa di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dan Kepulauan Mentawai, Sumbar yang masih bertahan di pengungsian, mulai kekurangan makanan dan air bersih.Hal itu disebabkan sulitnya transportasi dan terlambat serta belum meratanya distribusi bantuan kepada warga. Apalagi ada jalanan amblas.Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit, ketika dihubungi detikcom, Sabtu (15/9/2007) mengatakan, aparat terkait terus melakukan pendistribusian bantuan agar dapat diterima oleh seluruh warga korban gempa. Hingga kini, menurutnya, bantuan terus mengalir ke wilayah tersebut.Data sementara, akibat gempa, di Pesisir Selatan sekitar 3.000 rumah warga dan bangunan lainnya mengalami kerusakan. Selain itu, jalan Sumbar-Bengkulu amblas sepanjang 30 meter di Kumbuang Silaut, dan jalan kabupaten di Sungai Sarik, Silaut terban sepanjang 30 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 meter."Jalan itu sekarang sudah dapat dilewati meski masih belum lancar karena masih terus diperbaiki," ujar Nasrul Abit.Semetara itu, Kabag Humas Kabupaten Kepulauan Mentawai Adi Dharma mengungkapkan, lebih dari 50 persen rumah warga di Sikakap mengalami rusak berat."Saat ini ribuan warga masih bertahan di pengungsian dan kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan. Stok sembako yang tersedia di Tuapejat saat ini sebanyak 1 ton beras, 12 tenda dan beberapa dus mie instan. Rusaknya dermaga di masing-masing kecamatan menyebabkan bantuan sulit disalurkan," ujarnya.Pemkab Mentawai, lanjut Adi Dharma, sudah meminta bantuan kepada gubernur untuk menyediakan helikopter untuk mengangkut bantuan sembako, tenda dan obatan-obatan."Helikopter untuk saat ini merupakan sarana transportasi yang paling efektif karena dermaga mengalami kerusakan, Bandara Rokot tidak beroperasi, dan belum beraninya kapal-kapal angkut untuk melaut," tukasnya. (yon/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait