Puting Beliung Gegerkan Tulungagung Jatim, Ini Penjelasan BMKG

Puting Beliung Gegerkan Tulungagung Jatim, Ini Penjelasan BMKG

Adhar Muttaqin - detikNews
Sabtu, 10 Jan 2026 10:46 WIB
Puting Beliung Gegerkan Tulungagung Jatim, Ini Penjelasan BMKG
Puting beliung di Tulungagung. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Video angin puting beliung di langit Kecamatan Ngunut, Tulungagung, viral di media sosial menjadi perhatian warga. Dalam rekaman tersebut, terlihat awan gelap membentuk ekor panjang yang berputar di langit, membuat warga panik.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (9/1) sekitar pukul 12.00 WIB, membuat warga geger, sebelum akhirnya pusaran angin menghilang tanpa sempat menyentuh permukaan tanah. Meski tak menimbulkan kerusakan besar, kejadian tersebut menjadi perbincangan warganet karena momen yang dramatis dan menegangkan.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III BMKG Dhoho Lukman Soleh mengatakan fenomena awan berekor atau puting beliung merupakan dampak dari pembentukan awan kumulonimbus yang masif akibat pemanasan suhu permukaan yang ekstrem pada siang hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara meteorologis, massa udara panas yang naik dengan cepat karena penguapan tinggi di puncak musim hujan bertemu dengan udara dingin di atmosfer, sehingga menciptakan ketidakstabilan udara yang memicu pusaran angin kencang dengan kecepatan tinggi dalam durasi singkat," kata Lukman dilansir detikJatim, Sabtu (10/1/2026).

ADVERTISEMENT

Kejadian angin puting tersebut bersifat lokal, tapi bersifat destruktif atau merusak. Masyarakat diimbau segera mencari perlindungan di tempat yang aman saat muncul fenomena puting beliung.

"Segera mencari bangunan kokoh jika melihat awan gelap pekat yang menjulang seperti kembang kol untuk menghindari risiko tertimpa material bangunan atau pohon tumbang," ujarnya.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video 'Angin Ribut Terjang Bandara Juanda, Penerbangan Sempat Dialihkan':

(rfs/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads