Walikota Jaksel Omdo Bantu Bayi Rifki, Ortu Bingung

Walikota Jaksel Omdo Bantu Bayi Rifki, Ortu Bingung

- detikNews
Kamis, 13 Sep 2007 10:52 WIB
Jakarta - Biaya perawatan korban peluru nyasar, Rifki Iransyah, terus membengkak hingga Rp 52 juta. Janji Walikota Jakarta Selatan Syahrul Effendi yang ingin menanggung biaya perawatan bayi berusia 21 hari ini tidak kunjung terwujud."Walikota omong doang (omdo). Sampai sekarang saya belum ada kabar tentang jaminan itu. Saat ngurus saya dioper sana dioper sini, diminta telepon sana, telepon sini. Saya jadi bingung," kata ayahanda Rifki, Herwan Firmansyah, kepada detikcom, Kamis (13/9/2007).Akibat janji walikota, lanjut dia, ada dermawan yang berniat menolongnya namun menarik kembali bantuannya. "Itu karena mereka mendengar walikota sudah tanggung biaya Rifki. Padahal saya butuh untuk biaya perawatan Rifki selanjutnya," ujarnya.Herwan mengaku biaya perawatan Rifki kini mencapai Rp 52 juta. "Saya diberitahu seorang dokter, bahwa yang menanggung biaya perawatan ternyata bukan walikota tetapi Dinkes," ujarnya.Oleh sang dokter, Herwan pun lalu diminta mengurus surat jaminan dari Dinkes yang beralamat di Jalan Kesehatan nomor 10, Tanah Abang III, Jakarta Pusat."Janjinya surat jaminan itu seminggu selesai. Saya jadi sangsi apakah ditanggung sepenuhnya oleh Dinkes atau separo-separo," cetus Herwan.Saat membesuk Rifki pada Minggu 9 September 2007, Walikota Jakarta Selatan Syahrul Effendi berjanji biaya perawatan Rifki akan ditanggung Pemkot Jakarta Selatan.Kondisi Rifki berangsur membaik. Rifki masih dirawat di ruang ICU lantai 5 RS Pusat Pertama, Jl Kiai Maja, Jakarta Selatan. Rifki terkena peluru nyasar pada Kamis, 6 September pukul 16.30 WIB. Saat itu, dia baru saja dimandikan ibunya. Ketika ditaruh di tempat tidur di rumahnya, Jalan Raja Dalam K, RT 12 RW 2, Kebayoran Lama, Jakarta, tiba-tiba sebutir peluru penembus kepalanya.Sementara itu Walikota Jaksel saat hendak dikonfirmasi detikcom, ponselnya tidak aktif. (aan/nrl)


Berita Terkait