Minah Gratis Diserbu Warga di Tugu Proklamasi

Minah Gratis Diserbu Warga di Tugu Proklamasi

- detikNews
Senin, 10 Sep 2007 11:30 WIB
Jakarta - Minyak tanah alias minah kini langka dan mahal bagi masyarakat. Kalaupun ada di tingkat pengecer, harganya mencapai Rp 5.000. Tak heran ketika ada minah gratis, warga pun menyerbunya.Pembagian minah gratis digelar oleh Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (Pena 98) di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, mulai pukul 11.20 WIB, Senin (10/9/2007).Namun warga sudah berdatangan sejak pagi. Mereka datang berbekal satu kupon berwarna merah yang dibagikan semalam. Warga berharap bisa mendapatkan 1,5 liter minyak tanah yang yang dikemas dalam bekas kemasan air mineral berukuran besar."Kita sudah datang sejak pukul 07.00," kata Ibu Rohani (35) kepada detikcom di sela-sela antrean. Warga Jalan Bonang Jakpus itu datang bersama anak perempuannya yang baru berumur 4 tahun.Ibu Rohani mengantre bersama-sama dengan 200-an warga yang sudah memadati tempat pembagian minah gratis. Kebanyakan pengantre adalah ibu-ibu yang membawa serta anak balita.Demi mendapatkan minyak tanah, Ibu Rohani rela menunggu walau jumlah yang diterimanya tidak seberapa. Namun dia bukanlah peserta paling pagi. Ada yang sudah mengantre sejak fajar menyingsing."Saya sudah datang sejak salat subuh, bolak-balik, takut kehabisan, ujar Nuryati (48).Panitia menyediakan 2.500 liter minah yang dikemas dalam 1.500 botol."Ini sebagai bentuk keprihatinan, kita bukan sinterklas, jadi baginya cuma bisa segini," ujar Jubir Pena 98, Mustar Bonaventura.Sebelum menunggu para aktivis 98 itu berorasi menolak konversi minah ke elpiji, namun perhatian warga lebih terfokus pada antrean minah. (rdf/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads