Puasa Bikin Panjang Umur?
Sabtu, 08 Sep 2007 07:41 WIB
Jakarta - Puasa dipercaya bisa menurunkan asupan kalori 12-15 persen. Apakah puasa juga bisa membuat panjang umur?"Mengurangi kalori pada binatang percobaan memperpanjang usia dan memperlambat timbulnya penyakit," ujar dr Siti Setiati, SpPD, K Ger, MEpid.Hal itu disampaikan dia dalam simposium mini bertajuk "Tips puasa pada penderita penyakit kronis" di FKUI, Salemba, Jakarta, Jumat (7/9/2007).Namun hingga kini belum ada percobaan dan penelitian tentang pengaruh puasa dapat memperpanjang usia. Menurut Siti, sebuah penelitian pada sekelompok manula rata-rata berusia 73 tahun, 91 persen menjalankan puasa. Dari angka itu, 20 persen tidak puasa penuh.Pada manula, rata-rata dalam diri seorang individu menderita 4 penyakit. Dari manfaat puasa, 72,2 persen merasakan tubuhnya lebih segar. Sedangkan sebanyak 22,2 persen berat badannya berkurang."Pada tahun ini, 95 persen manula ingin berpuasa," imbuh Siti.Untuk menghindari dehidrasi, para manula yang berpuasa harus menerima asupan cairan 1,5-2 liter per hari."Tidak ada gangguan fungsi ginjal selama asupan terpenuhi," lanjut Siti.Pada saat puasa, tambah dia, cairan tubuh memang turun 60 persen. Namun kebutuhan kalorinya sama dengan ketika tidak berpuasa.Siti mengingatkan agar saat sahur, tubuh mendapat 40 persen kalori, 50 persen saat berbuka, dan 10 persen usai tarawih."Sebaiknya, antara waktu berbuka puasa dan sahur, dikonsumsi air atau jus buah. Saat sahur, batasi tehdan kopi karena membuat gampang kencing sehingga kurang cairan tubuh," beber perempuan berkerudung ini.Buah yang baik untuk menemani buka puasa adalah pisang. Selain mengandung kalium, buah itu juga mengandung magnesium dan karbohidrat.
(nvt/ken)











































