Tarif Tol Naik Tanpa Sosialisasi = Arogansi Pemerintah

Tarif Tol Naik Tanpa Sosialisasi = Arogansi Pemerintah

- detikNews
Jumat, 07 Sep 2007 12:10 WIB
Jakarta - Keputusan pemerintah untuk menaikkan tarif jalan tol tanpa sosialisasi dinilai sebagai bukti bahwa komunikasi kurang berjalan. Pemerintah dianggap buruk dalam menyosialisasikan kenaikan ini.Selain buruknya komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, suasana semakin diperkeruh dengan kesiapan pemerintah menghadapi class action yang dilayangkan masyarakat."Ini menunjukkan arogansi pemerintah," kata Direktur Yayasan Sains Estetika Teknologi (SET) Agus Sudibyo di kantor Indonesian Corruption Watch (ICW), Jl Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (7/9/2007).Menurut dia, gejolak masyarakat ini tidak akan terjadi apabila pemerintah sudah mempublikasikan kenaikan tarif tol ini sejak jauh-jauh hari. Sosialisasi bisa dilakukan melalui DPR ataupun langsung kepada masyarakat."Kasihan masyarakat, tahu-tahu pas mau bayar tol, tarif sudah naik," imbuh Agus Sudibyo.Tarif tol JORR naik pada 28 Agustus 2007 tanpa sosialisasi terlebih dulu dengan sistem terbuka. Jauh-dekat Rp 6.000. Pengguna jalan tol jarak dekat yang biasanya merogoh kocek Rp 1.000 pun terkaget-kaget. (ptr/sss)


Berita Terkait