Putin Disambut 19 Dentuman Meriam di Istana Merdeka

Putin Disambut 19 Dentuman Meriam di Istana Merdeka

- detikNews
Kamis, 06 Sep 2007 12:54 WIB
Jakarta - 19 Dentuman meriam menyambut kedatangan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Merdeka dalam kunjungannya ke Indonesia.Putin bersama rombongannya tiba sekitar pukul 12.20 WIB, Kamis (6/9/2007) di halaman depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta.Begitu tiba, Putin disambut Presiden SBY di kaki tangga Istana. "Selamat datang di Indonesia, cuaca Jakarta hari ini panas," kata SBY dalam bahasa Indonesia.Putin yang mengenakan jas hitam tampak mengangguk-angguk setelah mendengar terjemahannya. Putin kemudian memeriksa pasukan kehormatan di halaman Istana Merdeka.Dalam kunjungannya, Putin membawa rombongan menteri, pengusaha dan pejabat teknis Rusia yang cukup banyak. Hal ini terkait sejumlah MoU yang akan ditandatangani kedua pemimpin negara.Beberapa menteri yang dibawa Putin antara lain Menteri Komunikasi dan IT Leonid D Reiman, Menteri Pariwisata Vladimir Strzhalkovsky, Menteri Energi dan Industri Andrey G Reus, Menteri Keuangan Sergei A Storchak, Menteri Kebudayaan dan Olahraga Yuri Vavdeev, dan Walikota Moscow Yuri M Luzhkov.Sementara dari militer Putin membawa Direktur Kerjasama Teknis Militer Mikhail A Dmitriev dan beberapa petinggi militer lainnya. Sedangkan dari kelompok pengusaha, tampak hadir Presiden Alfa Bank Petr O Aven, Presiden Luk Oil Andrey R Kuzyaev, Presiden Rusal Company Alexander Livshits.Karena cuaca yang cukup panas, rencana konferensi pers bersama antara Putin dan SBY di halaman tengah kompleks istana dibatalkan. Acara dipindahkan ke aula Istana Negara yang lebih sejuk, sekaligus menjadi tempat penandatanganan Mou.Usai rangkaian acara di Istana Merdeka, Putin dan SBY dijadwalkan akan membuka forum pengusaha Rusia-Indonesia di Hotel Ritz Carlton pada pukul 17.00 WIB.Setelah itu Putin dijadwalkan mengikuti jamuan makan malam di Istana Kepresidenan. Usai jamuan, Putin dan rombongan akan langsung meninggalkan Jakarta menuju Sidney untuk mengikuti KTT APEC. (bal/sss)


Berita Terkait