Sssttt... Jangan Bilang-bilang Yassir & Sara Akan Menikah

Sssttt... Jangan Bilang-bilang Yassir & Sara Akan Menikah

- detikNews
Selasa, 04 Sep 2007 12:40 WIB
Baghdad - Yassir dan Sara akan menikah di Baghdad setelah Ramadan nanti, tapi sssstt... jangan bilang-bilang. Sebab 'pengumuman' sekecil apa pun bisa membunuh mereka.Pernikahan itu nantinya akan berlangsung sunyi senyap. Tidak ada konvoi kendaraan hias, tidak ada foto-foto, tidak ada resepsi yang dihadiri ratusan tamu, tidak ada kembang api, pokoknya tidak ada keriuhan yang biasa terlihat di perayaan pernikahan. Pernikahan itu terpaksa dilakukan tidak semencolok mungkin untuk menghindari perhatian dari para pengebom, sniper maupun pelaku bom bunuh diri.Nantinya pernikahan Yassir dan Sara hanya dihadiri 20-an orang dan diadakan secara rahasia di sebuah rumah di timur Baghdad, dipimpin oleh seorang imam Syiah."Upacara pernikahan kami mulai pada siang hari dan berakhir pukul 5 sore. Akan terlalu berbahaya bila lebih dari jam itu," ujar Yassir (27), yang meminta nama keluarganya maupun Sara dirahasiakan, sebagaimana dilansir AFP, Selasa (4/9/2007).Pernikahan diam-diam sekarang menjadi tren di Irak, menyusul maraknya pernikahan yang menjadi target bom kelompok-kelompok yang berseteru. Setelah invasi AS Maret 2003 silam, rakyat Irak terpecah belah dalam pertikaian horizontal yang menewaskan ribuan orang. Keramaian perkawinan adalah target serangan yang banyak diincar.Pada Juli lalu, sebuah ledakan bom mobil menewaskan 17 tamu resepsi pernikahan dan melukai pasangan pengantin. Sebulan sebelumnya, serangan serupa menewaskan 23 orang.Yassir dan Sara, keduanya beraliran Syiah, berusaha membuat pernikahannya tetap merupakan pesta yang membahagiakan, bebas dari kekerasan. "Kami menyewa seorang DJ, kami akan menari dan merayakannya," ujar Yassir.Meski demikian tak seorang pun familinya yang menghadiri pernikahan Yassir. Lebih 100 anggota keluarga Yassir mengungsi ke negeri lain. Orangtua Sara juga mengungsi ke Damaskus, namun akan mudik 3 minggu sebelum pernikahan putrinya. (nrl/umi)


Berita Terkait