×
Ad

Kiai-kiai Sepuh NU Serukan Islah PBNU

Andhika Dwi - detikNews
Minggu, 30 Nov 2025 18:38 WIB
Kiai Sepuh NU Berkumpul di Ploso, Jatim (Foto: Andhika Dwi/detikJatim)
Jakarta -

Kiai-kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) berkumpul di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, untuk membahas dinamika yang tengah memanas di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Para kiai menyerukan islah PBNU.

Dilansir detikJatim, Minggu (30/11/2025), pertemuan itu digelar dalam Forum Musyawarah Sesepuh NU yang diprakarsai Pengasuh Ponpes Lirboyo, KH Anwar Manshur, dan Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso, KH Nurul Huda Djazuli.

Forum tersebut dihadiri para masyayikh dari berbagai daerah, baik secara langsung maupun daring. Di antaranya adalah KH. Anwar Manshur, KH. Nurul Huda Djazuli, KH. Ma'ruf Amin (via zoom), KH. Said Aqil Siroj (via zoom), KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, KH. Abdul Hannan Ma'shum, KH. Kholil As'ad, KH. Ubaidillah Shodaqoh, KH. dr. Umar Wahid (via zoom), dan KH. Abdullah Ubab Maimoen (via zoom).

Forum Sesepuh NU menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi internal yang terjadi di PBNU belakangan ini. Hal itu diutarakan oleh perwakilan kiai sepuh usai pertemuan, KH. Athoillah Sholahuddin Anwar, KH Oing Abdul Muid Shohib (Gus Muid) dari Ponpes Lirboyo Kediri, dan KH. Muhammad Abdurrahman Al Kautsar dari Ponpes Al Falah Ploso Kediri.

"Para kiai sepuh berharap agar segera terjadi islah demi kebaikan jam'iyyah," kata Gus Muid, Minggu (30/11/2025).

Para sesepuh juga menyerukan agar pihak-pihak yang sedang berkonflik menghentikan pernyataan di media, terutama yang berpotensi membuka aib dan merusak marwah organisasi.

"Segala bentuk pernyataan yang berpotensi memperuncing suasana hendaknya dihentikan demi menjaga kehormatan Nahdlatul Ulama," jelas Gus Muid.

Diketahui Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, menegaskan bahwa sejak 26 November 2025, KH Yahya Cholil Staquf tidak lagi menjabat sebagai Ketum PBNU. Miftachul mengatakan kepemimpinan PBNU kini berada di tangan Rais Aam. Sementara Gus Yahya menegaskan bahwa dirinya masih Ketum PBNU, dan menyebut pergantian ketum hanya bisa melalui Muktamar.

Baca selengkapnya di sini




(lir/knv)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Foto

detikNetwork