Penculik Raisyah Kemungkinan Kelompok Ideologis

Penculik Raisyah Kemungkinan Kelompok Ideologis

- detikNews
Sabtu, 25 Agu 2007 13:11 WIB
Semarang - Komplotan penculik Raisyah Ali, Yogi Permana cs, bukan tidak mungkin merupakan kelompok ideologis. Kelompok seperti itu tak mempunyai motif jelas, namun semangatnya melampaui batas.Hal tersebut diungkapkan psikolog Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Hastaning Sakti, kepada detikcom melalui telepon, Sabtu (25/8/2007)."Seperti kelompok teroris itu, kalau sudah bergerak, tak ada yang bisamencegahnya. Orang yang taat beragama, aktif di kegiatan sosial, atauberkelakuan baik, bukan jaminan tak akan bertindak jahat," ujar Hastaning.Hastaning juga menengarai, ketiga siswa SMA 35 yang terlibat kasus tersebut, adalah para pelajar yang kejiwaannya sedang labil atau linglung. Dalam kondisi seperti itu seseorang akan mudah dipengaruhi."Orang yang memengaruhi biasanya punya indera tajam. Ia tahu siapa yanglinglung, yang dapat diajak berbuat jahat. Mungkin ketiga pelajar yangdiajak menculik Raisyah seperti itu," kata Hastaning menjelaskan, dalam dimensi psikologis, setiap orang bisamemengaruhi orang lain, baik kepada orang yang dikenal maupun tidak. Baikdengan iming-iming materi atau tidak.Jika dilihat dari kasus penculikan Raisyah terlihat bahwa Yogi Permana danAnggana punya alur yang jelas dengan tiga yuniornya. Dua orang tersebut tercatatsebagai alumni, tiga lainnya masih berstatus pelajar SMA 35 Jakarta."Kemungkinan dua pelaku utama itu merupakan hero bagi tiga yuniornya,sehingga mereka bisa mempengaruhi adik tingkatnya dengan gampang," dugaHastaning.Hastaning menambahkan, bisa jadi pula Yogi dan Anggana pernah menolong ketiga adik kelasnya tersebut. Ketiganya mematuhi perintah Yogi dan anggana begitu saja karena merasa berhutang budi. (try/djo)


Berita Terkait