Hantam Pagar, Suami Tari Pingsan di Kedubes Arab Saudi

Hantam Pagar, Suami Tari Pingsan di Kedubes Arab Saudi

- detikNews
Kamis, 23 Agu 2007 12:30 WIB
Jakarta - Demonstrasi menuntut dipulangkannya korban penganiayaan TKI yang dilakukan oleh keluarga korban dan Migrant Care di depan Kedubes Arab Saudi diwarnai aksi saling dorong. Aksi ini tidak dapat terelakkan, karena massa memaksa masuk kedalam kantor kedubes. Dorong-mendorong antara keluarga korban dengan para petugas keamanan kedubes terjadi sekitar 10 menit. Pagar abu-abu setinggi 2,5 meter pun mereka dorong. Sambil meneriakkan "Buka...buka..., dobrak...dobrak..., kembalikan jenazah korban!"Salah satu dari suami korban yang turut serta dalam demonstrasi ini pun histeris menginginkan istrinya Tari kembali ke Indonesia. "Arab Saudi jahiliyah. Tari...Tari...!(sambil berlari menerjang pagar)," teriak Deden (40), suami korban, Tari, yang saat ini dikabarkan di culik oleh kepolisian Arab saudi, di depan Kedubes Arab Saudi, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Kamis (23/8/2007).Setelah menerjang pagar, Deden kemudian menepi ke trotoar. Dia terlihat memegang dadanya yang beradu dengan pagar. Wajahnya pucat menahan sakit. Tak lama aksi dorong selesai, Deden tiba-tiba kembali menerjang pagar sendirian sambil meneriakkan nama istrinya. "Tari..!"Deden pun pingsan dan langsung diamankan pihak Migrant Care ke trotoar. Wahyu dari Migrant Care kemudian membalurkan minyak kayu putih untuk menyadarkan Deden. Tak lama kemudian, pria berambut gondrong itu siuman. Tubuhnya menegang dan dia mengigau mengucapkan bahasa Arab yang tidak jelas.Wahyu pun hanya bisa mengucap Astagfirullah dan menyuruh Deden untuk ikut beristighfar. Astaghfirullah... (ptr/ana)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads