Tarif Busway Tak Kunjung Diketok Palu
Rabu, 22 Agu 2007 14:04 WIB
Jakarta - Rasa penasaran warga Jakarta mengenai berapa tarif busway yang baru tampaknya makin panjang. Sebab, rapat DPRD DKI Jakarta belum memutuskan berapa kenaikan tarif busway yang ideal."Data yang mereka kemukakan adalah angka-angka yang diprediksi awal tahun. Sedangkan kita sudah berjalan antara 7 sampai 8 bulan," ujar Ketua komisi C Daniel Abdullah Sani usai rapat membahas tarif busway di DPRD DKI, Jl Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat, Rabu (22/8/2007).Mereka, lanjut Daniel, adalah Dinas Perhubungan DKI dan Badan Layanan Umum (BLU). Data dari kedua instansi itu masih banyak yang perlu disempurnakan.Apalagi, lanjut Daniel, data 8 bulan yang disampaikan ke DPRD menunjukkan, pelayanan busway ternyata belum maksimal. Biaya operasonal juga tidak seperti yang diprediksikan semula.Daniel meminta Dishub DKI dan BLU memberikan catatan pengeluaran untuk busway selama 8 bulan terakhir."Nanti setelah itu baru kami akan hitung 4 bulan lagi berapa, sampai kita ketemu angka. Lalu angka itu kita bagi dengan jumlah penumpang. Maka akan didapat berapa idealnya angka kenaikan Transjakarta," imbuh dia.Menurut Daniel, angka yang ditawakan BLU, yakni Rp 5.000 sampai Rp 5.500, harus dihitung dulu apakah ideal, sambil menunggu Dishub dan BLU memperbarui data mereka."Kita belum sampai pada apakah itu tinggi atau rendah. Tapi kita mengkaji dulu dasar-dasar kenaikan. Bahwa nanti hingga Rp 5.000 sampai Rp 5.500 itu setelah ada kajian yang mendalam," ujarnya.Dia menegaskan, apabila terjadi kenaikan tarif, subsidi tidak akan diturunkan. Rapat akan dilanjutkan Kamis 23 Agustus 2007.
(irw/sss)











































