TKW Meninggal di Dubai, Keluarga Tuntut Kejelasan
Jumat, 17 Agu 2007 19:33 WIB
Sukabumi -
Kabar duka menyangkut nasib tenaga kerja wanita (TKW) kembali datang. Kali ini seorang TKW yang bernama Aida Farida (43 ) asal Kampung Nanggeleng RT 02/11, Nanggeleng, Citamiang, Sukabumi, Jawa Barat dilaporkan meninggal di Dubai, Uni Emirat Arab pada 16 Juni 2007.Hingga kini belum jelas apa penyebab kematian almarhum dan di mana jenazah disemayamkan. Pihak keluarga pun tidak memperoleh informasi mengenai hal ini. Keterangan yang diperoleh detikcom, TKW tersebut bekerja telah bekerja di Dubai selama 2,5 tahun. Dan 2 minggu sebelum mendapat informasi meninggalnya Aida keluarganya masih sempat mendapatkan kabar keberadaannya. Pada saat itu pula Aida sempat berbicara dengan anak-anaknya. "Pihak keluarga hingga kini belum mengetahui secara pasti penyebab kematiannya, di mana, serta kapan meninggalnya," ujar salah seorang anaknnya, Ery (31) di rumah korban, Jumat (17/8/2007).Ery melanjutkan informasi kematian Aida diperoleh keluarga pada 16 Juni lalu melalui sambungan telepon dari rekan ibunya yang sama-sama bekerja di Dubai. Penyebab kematian pun masih simpang siur."Ada yang bilang meninggal ketika sedang umroh dan sebagian mengatakan meninggal saat dia tidur setelah sarapan pagi," ujarnya. Akhirnya pihak keluarga mendatangi pihak Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) di daerah Condet, Jakarta Timur yang memberangkatkan almarhum dan langsung diterima pimpinannya M Hilaby. Saat itu Hilaby menjelaslan bahwa PJTKI PT Hilaby berjanji untuk mencari tahu penyebab kematian Aida. Dan rencananya pada Senin 20 Agustus atau Selasa 21 Agustus mendatang, pihak keluarga dan PJTKI akan mendatangi Kedubes Uni Emirat Arab dan Departemen Luar Negeri RI."Kami meminta agar penyebab kematian dan kepastian kapan serta dimana meninggalnya," urai Ery.
(ndr/)










































