TNI AD Nilai Sebagai Pelecehan

Pencurian Bendera Merah Putih

TNI AD Nilai Sebagai Pelecehan

- detikNews
Senin, 13 Agu 2007 20:36 WIB
Bandung - Pencurian ratusan bendera merah putih di Kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe, Aceh Utara, disesali kalangan TNI. Pelaku pencurian itu telah melecehkan kedaulatan Indonesia."Selaku pimpinan TNI AD saya prihatin. Itu adalah indikasi kedaulatan kita dilecehkan karena bendera adalah simbol kedaulatan kita. Saya harap pelakunya diberi tindakan hukum yang setimpal, tidak boleh dibiarkan," kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Djoko Santoso.Hal itu disampaikannya di sela-sela lokakarya bertajuk 'Kepemimpinan yang Berbasis Kebangsaan' di Hotel Preanger Jl Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Senin (13/8/2007).Menurut Djoko, pencurian bendera itu adalah sikap terang-terangan yang melanggar kedaulatan. Dia juga menduga hal ini sebagai indikasi pentolan GAM masih eksis."Ya berarti itu masih ada. Kalau bukan GAM, mungkin saja orang yang ingin memperkeruh suasana dan itu adalah musuh kita juga. Sebenarnya buat apa melakukan itu?" ujarnya.Namun dia mengaku tidak ada rencana untuk melakukan operasi militer terkait insiden itu. Sebab operasi militer adalah keputusan politik."TNI bergerak sesuai dengan keputusan politik. Kita tidak bisa mengusulkan," pungkas Djoko. (fiq/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads