Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Tangan Kanan Mojtaba Khamenei

Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Tangan Kanan Mojtaba Khamenei

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 17 Mar 2026 17:54 WIB
Tel Aviv -

Israel mengklaim dua pembunuhan tingkat tinggi dalam serangan terbarunya terhadap Iran. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa kepala keamanan top Iran, Ali Larijani, tewas akibat serangan terbaru Israel.

Larijani yang disebut sebagai tangan kanan pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, secara resmi menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Dilansir media Al Jazeera, Selasa (17/3/2026), Katz dalam pernyataannya juga mengklaim serangan Israel telah menewaskan komandan milisi internal Basij, Gholamreza Soleimani. Unit Basij merupakan milisi paramiliter keamanan internal di Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Klaim itu belum ditanggapi secara langsung oleh Teheran.

Namun, media pemerintah Iran mempublikasikan catatan tulisan tangan Larijani, tidak jelas apakah itu dimaksudkan sebagai bukti bahwa dia masih hidup.

Catatan tulisan tangan itu dipublikasikan via media sosial Larijani, yang isinya mengenang para pelaut Iran yang tewas akibat serangan Amerika Serikat (AS). Pemakaman para pelaut Iran itu dijadwalkan digelar pada Selasa (17/3).

Jika klaim Katz itu dikonfirmasi, maka kematian Larijani akan menjadi pembunuhan tingkat paling tinggi dalam perang antara Iran melawan AS dan Israel, setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei yang sebelumnya menjadi pemimpin tertinggi Iran.

Larijani terakhir terlihat di depan umum pada Jumat (13/3) waktu setempat, saat menghadiri aksi peringatan Hari Al-Quds untuk mendukung Palestina yang digelar di Teheran. Dia hadir bersama Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Sosok Larijani menjadi tokoh politik dalam hierarki Iran selama bertahun-tahun. Dia pernah memimpin perundingan nuklir antara Iran dengan negara-negara Barat, dan sebelumnya pernah menjabat sebagai ketua parlemen Iran.

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait