Kompor Gas Gratis dari Pertamina Dijual Warga di Menteng

Kompor Gas Gratis dari Pertamina Dijual Warga di Menteng

- detikNews
Minggu, 05 Agu 2007 12:54 WIB
Jakarta - Kompor gas yang dibagikan gratis oleh Pertamina mulai diperjualbelikan warga. Tindakan ini dilakukan dengan berbagai alasan. Utamanya mereka takut kalau-kalau kompor gas itu akan meledak.Penjualan itu seperti yang dilakukan warga Menteng, Jakarta Pusat. Sejatinya warga di wilayah ini mendapatkan jatah kompor itu sebagai program konversi minyak tanah ke gas. Namun entah karena kurang sosialisasi atau apa, mereka malah takut memakai kompor ini."Takut bledug (meledak), saya lebih baik jual sajalah. Lebih baik pakai kompor minyak, biar enggak bledug," kata Ijah (55), warga Talang, Menteng, saat ditemui di rumahnya, Minggu (5/8/2007).Aksi jual beli ini mulai marak sekitar Juli lalu. Belasan warga telah menjual kompor gas gratisan itu ke tetangga mereka. Harganya yang ditawarkan mulai dari Rp 85 ribu - Rp 100 ribu."Bukan karena uang kita jual kompor gas, tapi kita mau balik lagi ke kompor minyak," tambah Ijah yang sehari-harinya berjualan nasi.Sedang warga lainnya, Sumiyati (35), mengaku alasannya menjual kompor itu karena diaa masih bingung dan ragu dalam pemakaiannya."Makai kompor gas banyak aturannya, mending kompor makai minyak tanah," imbuh Sumiyati.Meski banyak yang menjual, namun yang membeli dan membutuhkan kompor itu pun hampir berimbang. Mereka seolah tidak peduli dengan alasan yang dikemukakan orang-orang yang menjual kompor itu."Apinya bagus kok! kalau bledug ya takdir itu," ujar seorang warga yang membeli kompor gas, Ati (67).Tak hanya Ati, Slamet (45) pun demikian. Dia malah membeli 2 kompor gas. 1 Dipakainya di rumah, sedang yang lainnya lagi untuk berjualan nasi goreng.Para warga yang membeli kompor gas ini mengaku dahulu tidak mendapatkan jatah gratisan. Alasannya karena mereka tinggal mengontrak dan tidak punya KTP Jakara."Kalau buat masak lebih cepat dari minyak tanah. Dan saya takut nanti tiba-tiba minyak tanah susah dicari," urai Slamet. (ndr/nrl)


Berita Terkait