Jakarta di Mata Cameron Hume

Jakarta di Mata Cameron Hume

- detikNews
Jumat, 03 Agu 2007 16:37 WIB
Jakarta - Dubes AS untuk Indonesia yang baru, Cameron R Hume, belum pernah datang ke Indonesia sebelum dirinya diangkat jadi dubes. Namun, bagi dia, Jakarta sebagai ibukota Indonesia merupakan kota yang ramai. Penduduknya juga ramah-ramah. "Saya belum pernah ke Indonesia sebelumnya. Saya di sini baru 5 hari," cetus Hume yang fasih berbahasa Inggris, Arab, Prancis, dan Italia dalam acara perkenalan dengan wartawan di Kedubes AS, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (3/7/2007).1 Agustus 2007 lalu, Hume telah menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden SBY. Hume menggantikan Lynn Pascoe sebagai Dubes AS untuk RI. Hume adalah seorang pengacara. Dia juga memiliki izin praktik di New York dan District of Colombia.Di mata Hume, Jakarta adalah kota moderen yang besar. "Saat saya membuka jendela, terlihat mobil di mana-mana," kata dia sambil tersenyum. Menurut dia, Indonesia adalah negara yang menyenangkan. Sebab warganya ramah-ramah. Dan Indonesia adalah salah satu bagian penting dunia.Seriusi HAMDia mengaku menaruh perhatian besar pada masalah HAM di Indonesia. Sebab Indonesia tengah berupaya menegakkan HAM, salah satunya dengan serius menangani masalah tewasnya aktivis HAM, Munir. "HAM itu jadi perhatian Presiden Bush dan Presiden SBY," imbuh Hume.Selanjutnya Hume berjanji akan membantu menarik investor AS ke Indonesia. "Memang sempat ada masalah Nike di Indonesia, tapi saya sangat apresiasi upaya Indonesia yang telah berupaya mencari solusi untuk Nike dan suplier lokal," bebernya.Terkait tesis Samuel Huntington tentang benturan peradaban, Hume yakin, Islam dan Barat bisa hidup dengan damai dan toleran.Dengan menjadi Dubes di Indonesia, Hume berharap bisa meningkatkan hubungan persahabatan kedua negara. "Indonesia teman yang menyenangkan," kata dia. (nvt/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads