Pedagang Pasar Cipanas Korban Kebakaran Tolak Direlokasi

Pedagang Pasar Cipanas Korban Kebakaran Tolak Direlokasi

- detikNews
Kamis, 02 Agu 2007 12:30 WIB
Cianjur - Ratusan pedagang Pasar Cipanas dan 3 pasar tradisional lainnya di Cianjur yang menjadi korban kebakaran menolak direlokasi. Mereka menilai, lokasi yang dipilih tidak cocok.Penolakan tersebut disampaikan ratusan pedagang saat mendatangi kantor Desa Cipanas, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (2/8/2007). Mereka mendesak pemkab setempat segera merenovasi pasar yang terbakar."Kami minta agar pasar tempat kami semula berdagang segera diperbaiki. Semakin lama dibiarkan, maka semakin lama kami rugi. Apalagi sebentar lagi kan mau lebaran," kata Asep, salah seorang pedagang.Rencananya pemda setempat akan memindahkan para pedagang korban kebakaran ini ke lima lokasi, yakni Pasar Pangrango, Pasar Rahayu, terminal Cipanas Baru, halaman kantor Desa Cipanas, dan halaman kantor Kecamatan Pacet.Para pedagang menilai, kelima lokasi tersebut sangat tidak layak. Selain jauh dari lokasi semula, tempat-tempat tersebut juga sepi pembeli. Luas areal pasar pengganti yang disediakan itu juga dinilai sangat sempit."Banyak pedagang yang akhirnya tidak kebagian lapak. Pokoknya kami ingin tempat kami berdagang yang lama segera diperbaiki," ungkap Asep.Para pedagang juga mengeluhkan pencairan bantuan dari pemerintah pusat yang dijanjikan Presiden SBY. Menurut mereka, syarat yang diajukan pengurus desa dan aparat terkait berbelit-belit."Bantuan terkendala birokrasi yang berbelit-belit. Kita diminta syarat yang macam-macam, seperti izin usaha dan rincian kerugian. Untuk saat ini, tentu kita bingung memenuhi aneka persyaratan itu," tutur Asep.Sejumlah perwakilan pedagang akhirnya diterima oleh Kepala Desa Cipanas Ayi Hidayat, Kepala Disperindag Jawa Barat Oting Zaenal Muttaqien, dan Kepala Pasar Cipanas Agus Ramelan. Oting menegaskan, relokasi para pedagang ini hanya bersifat sementara. (djo/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait