Api di Pasar Cipanas Padam, Jalur Puncak-Cianjur Dibuka
Sabtu, 28 Jul 2007 15:06 WIB
Cianjur - Api yang menghanguskan Pasar Cipanas, Cianjur, Jawa Barat berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.15 WIB, Sabtu (28/7/2007). Namun, hingga pukul 14.52 WIB, asap pekat masih mengepul. Sementara itu, jalur Puncak-Cianjur sudah dibuka. Sedangkan, jalur Cianjur-Puncak masih ditutup. Pemantauan detikcom, Pasar Induk Cipanas yang berada di pinggir Jl. Raya Cipanas kini hanya terlihat kerangkanya saja. Semua bangunan dari lantai 1 hingga lantai 4 ludes, hangus terbakar. Pasar ini saat ini sudah dipasangi police line. Sedangkan 3 pasar tradisional yang berada di belakang pasar induk sangat memprihatinkan. Mayoritas bangunan di Pasar Inpres, Pasar Subuh, dan Pasar Kebon Jeruk hangus. Api di tiga pasar tradisional ini sangat sulit dipadamkan, karena petugas pemadam kebakaran kesulitan masuk ke lokasi. Meski api sudah padam, namun sekarang petugas pemadam kebakaran masih bersiaga di pasar ini. Mereka tetap melakukan penyemprotan untuk mengantisipasi masih tersisanya titik-titik api. Dengan padamnya api, polisi telah membuka jalur Puncak-Cianjur. Kendaraan yang menuju Bandung dari arah Puncak tampak berjalan merambat. Saat ini, antrean kendaraan masih tampak panjang. Dibukanya jalur ini, selain agar lalu lintas kendaraan lancar, juga untuk membubarkan kerumunan ribuan orang di kawasan itu. Sedangkan jalur dari Cianjur menuju Puncak masih ditutup. Kendaraan yang akan menuju Puncak telah dialihkan jalurnya mulai 5 KM sebelum pasar Cipanas, melalui Hanjawar. Dugaan Sabotase Sejumlah pedagang menduga ada sabotase dalam kebakaran pasar tersebut. Asep, salah seorang pedagang yang kehilangan 6 kiosnya di Pasar Inpres, mengaku sebelumnya ada pemberitahuan bahwa Pasar Inpres ini akan direnovasi. Namun, pedagang menolak renovasi itu, karena mereka ditarik biaya yang cukup besar. Pedagang lainnya, Fuad, mengaku konflik antara pedagang dengan pengelola Pasar Inpres dan Pasar Subuh sudah lama terjadi. "Jadi, saya juga menduga ada arah sabotase dalam kebakaran ini," kata dia. Sementara itu, Kapolsek Pacet AKP Ginting menyatakan belum ada indikasi kuat adanya dugaan sabotase itu. "Isu ini masih dalam pengembangan," ujar dia. Menurut dia, saat ini polisi sedang meminta keterangan 6 orang terkait kebakaran ini. Di antara mereka, terdapat satpam pasar, pengelola Pasar Cipanas, dan 4 pedagang Pasar Induk.
(asy/umi)











































