Beberkan 'Perkawinan' Pertama SBY, Zaenal Salah Alamat
Jumat, 27 Jul 2007 13:59 WIB
Jakarta - Langkah Wakil Ketua DPR yang direcall Zaenal Ma'arif membeberkan bukti Presiden SBY pernah menikah sebelum masuk Akmil dinilai salah alamat. Langkah itu juga tidak etis secara politik."Kami menyayangkan hal-hal seperti itu dijadikan alat politik. Itu salah alamat karena soal pergantian antar waktu (PAW) tidak ada kaitannya dengan Presiden, murni partai," tegas Wakil Ketua FPG Ferry Mursyidan Baldan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/7/2007).Disebutkan Ferry, dalam PAW, peran Presiden hanya bersifat administratif prosedural saja. Presiden hanya bertugas menandatangani. "Kalau Presiden tidak tanda tangan, nanti dia disalahkan oleh hukum," ujarnya.Politisi sekaliber Zaenal, kata Ferry, seharusnya tidak memainkan model politik seperti itu. Jika memang memiliki data itu, kenapa zaenal tidak membongkarnay sejak dulu."Kenapa baru ketika direcall? Itulah kalau kebenaran dipakai menjadi alat politik. Jadi tidak menarik. Kelas politisi pimpinan dewan kok masih seperti itu," cetus Ferry.
(bal/umi)











































