Jelang SBY Bertemu Howard, 2 Mahasiswa Diisukan Ditangkap
Kamis, 26 Jul 2007 23:34 WIB
Denpasar - Dua mahasiswa asal Papua dikabarkan ditangkap pihak kepolisian Bali. Mereka diduga akan mengibarkan bendera OPM pada saat pertemuan antara Presiden SBY dan PM Australia John Howard di Bali Jumat 27 Juli besok.Kabar itu disampaikan anggota Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia Agus Samijaya saat dihubungi detikcom, Kamis (26/7/2007) malam. "Benar ada penangkapan itu. Tapi saya belum tahu persoalannya. Yang menerima laporan itu pertama kali adalah staf saya," ujarnya.Kabar yang beredar, penangkapan tersebut berawal dari adanya pengaduan masyarakat kepada polisi yang mencurigai aktivitas mahasiswa asal Papua di asrama di Jl Pulau Sula. Berdasarkan informasi tersebut, belasan polisi berpakaian intel pun langsung mendatangi asrama tersebut sore tadi.Melihat banyak pria cepak yang tidak dikenal masuk ke dalam asrama, para mahasiswa pun lari tunggang langgang. Apalagi kedatangan mereka diiringi puluhan anggota kepolisian.Pihak kepolisian berhasil menggelandang 2 mahasiswa asal Papua ke Pos Polisi Renon, Jl Puputan Raya, Renon, Denpasar. Kabar yang beredar, 2 mahasiswa itu membawa sebuah tas yang dicurigai berisikan bendera OPM. Pascaisu penangkapan itu, kantor Konsulat Australia di Jl Mpu Tantular, Denpasar yang bakal diresmikan Howard Jumat besok kini dijaga ketat.
(ary/ary)











































