Ketua DPR RI, Puan Maharani, melayat ke rumah duka Affan Kurniawan pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Puan bertemu langsung dengan orang tua Affan.
Puan mengaku menyampaikan dukacita mendalam terhadap keluarga Affan. Dia turut mendoakan mendiang Affan.
"Saya secara langsung menyampaikan duka cita yang dalam kepada keluarga dan kedua orang tua dari almarhum saudara Affan Kurniawan," kata Puan usai menyambangi rumah duka di kawasan Dukuh Atas, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insyaallah keluarga diberikan kekuatan, keikhlasan dan ketabahan dalam menerima musibah ini dan juga amal ibadah almarhum bisa diterima Allah SWT Amin," harapnya.
Dalam kesempatan itu Puan datang bersama Gubernur Jakarta, Pramono Anung. Dia menyatakan telah meminta Pramono untuk memberikan bantuan pendidikan kepada keluarga Affan.
"Tadi saya juga menyampaikan kepada keluarganya, insyaallah kakak dan adiknya bisa dibantu sekolahnya oleh Pak Gubernur. Juga kami akan membantu kakak dan adiknya untuk bisa bekerja dan menyelesaikan sekolahnya. Saya juga minta kepada Gubernur untuk kasih kartu KJP (Kartu Jakarta Pintar) dan KJMU (Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul) sampai selesai," tutur Puan.
Politisi partai PDI Perjuangan itu juga menyatakan juga akan memberikan sepeda motor kepada orang tua Affan. Ayah Affan, kata puan, bekerja sehari-hari sebagai ojek.
"Saya juga menawarkan, saya juga memberikan untuk ada kendaraan. Kami juga akan membantu menyiapkan motor sehingga dia bisa melanjutkan pekerjaannya," tuturnya.
Pada kesempatan itu, Puan meminta Polri untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. Dia berjanji bakal mengawal kasus itu.
"Saya tentu saja pada kesempatan ini meminta kepada kepolisian dan seluruh jajaran untuk mengusut tuntas dan secara transparan mengungkap dan menyelidiki tragedi ini," ucap puan.
"Kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa bersama-sama jangan kita terpecah belah, jangan kita korbankan bangsa dan negara ini. Kita semua rakyat Indonesia, kita bantu bangsa ini bersama-sama bergotong royong semuanya saling menahan diri," imbuhnya.
Sebagai informasi, Affan tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.
Mobil sempat berhenti sejenak, lalu melaju lagi sambil melindas Affan yang sudah tergeletak di jalan. Massa dari pengemudi ojol dan warga langsung mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun sudah menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan.
Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.
Terbaru, Propam Polri menyatakan tujuh Brimob yang ada di dalam rantis saat melindas Affan terbukti melanggar kode etik. Mereka ditahan atau ditempatkan khusus (dipatsus).
Lihat Video: Puan Takziah ke Rumah Affan Kurniawan