Apa Saja Tunjangan yang Didapat Para Wakil Rakyat?

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 30 Agu 2025 14:33 WIB
Ilustrasi Kompleks Parlemen (DPR, MPR, DPD) (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Fraksi PAN DPR RI mendukung evaluasi tunjangan anggota DPR RI usai menjadi polemik hingga memunculkan gerakan demonstrasi. Apa saja tunjangan yang didapat para wakil rakyat per bulan?

Anggota DPR menerima gaji pokok yang berbeda-beda tergantung pada jabatannya. Hal ini tertuang dalam PP Nomor 75 tahun 2000. Berikut nilainya:

Gaji Pokok
Ketua DPR Rp 5.040.000
Wakil Ketua DPR Rp 4.620.000
Anggota DPR Rp 4.200.000

Gaji pokok ini hanya sebagian kecil keseluruhan kompensasi. Selain gaji pokok, anggota DPR juga mendapatkan berbagai tunjangan dengan nominal yang berbeda di setiap jabatan.

Dalam surat edaran sekjen DPR RI NO.KU.00/9414/DPR RI/XII/2010, ada sejumlah komponen tunjangan anggota DPR mulai dari tunjangan kehormatan, tunjangan komunikasi intensif, hingga berbagai fasilitas seperti uang sidang, asisten anggota, listrik, telepon, dan tunjangan beras. Apa saja?

Tunjangan Istri/suami
Ketua DPR= Rp 504.000
Wakil Ketua DPR= Rp 462.000
Anggota DPR= Rp 420.000

Tunjangan anak maksimal 2 anak
Ketua DPR= Rp 201.600
Wakil Ketua DPR= Rp 184.000
Anggota DPR= Rp 168.000

Tunjangan jabatan
Ketua DPR= Rp 18.900.000
Wakil Ketua DPR= Rp 15.600.000
Anggota DPR= Rp 9.700.000

Tunjangan kehormatan
Ketua DPR= Rp 6.690.000
Wakil Ketua DPR= Rp 6.450.000
Anggota DPR= Rp 5.580.000

Tunjangan komunikasi
Ketua DPR= Rp 16.468.000
Wakil Ketua DPR= Rp 16.009.000
Anggota DPR= Rp 15.554.000

Tunjangan sidang
Ketua, wakil, dan anggota DPR memiliki tunjangan yang sama yakni Rp 2.000.000

Tunjangan Pph
Ketua, wakil, dan anggota DPR memiliki tunjangan yang sama yakni Rp 2.699.813

Tunjangan listrik dan telepon
Ketua, wakil, dan anggota DPR memiliki tunjangan yang sama yakni Rp 7.700.000

Tunjangan beras (per jiwa)
Ketua, wakil, dan anggota DPR memiliki tunjangan yang sama yakni Rp 30.090

Ditambah tunjangan rumah dinas DPR senilai Rp 50 juta per bulan yang menjadi polemik. Angka yang bernilai fantastis ini menuai kritik hingga memunculkan gerakan demonstrasi.




(eva/tor)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork