Disuruh Pergi, Pendukung Cagub Perang Mulut dengan Panitia
Minggu, 22 Jul 2007 11:07 WIB
Jakarta - Sidang paripurna yang mengagendakan pemaparan visi misi pasangan calon harus tertunda. Panitia sidang dan ratusan pendukung calon gubernur harus perang mulut.Keributan ini berawal saat panitia sidang meminta kursi balkon Gedung DPRD, Jl Kebon Sirih, Jakarta, yang saat itu diisi sekitar ratusan pendukung kedua pasangan calon dikosongkan.Panitia beralasan balkon akan diisi perwakilan dari dewan kelurahan dan walikota se-DKI Jakarta yang akan ikut menyaksikan pemaparan visi misi para cagub pada Minggu (22/7/2007).Massa pendukung yang merasa tidak tahu aturan tersebut, serta merta menolak permintaan panitia. Mereka malah meneriakkan yel-yel dukungan kepada calonnya masing-masing.Hidup Adang-Dani! Hidup Fauzi-Prijanto! teriak para masing-masing pendukung dengan lantang sambil mengibaskan bendera-bendera bergambar muka jagoannya.Pihak panitia tidak kekurangan akal. Sekitar puluhan petugas Satpol PP yang telah dipersiapkan juga turut meminta agar para pendukung meninggalkan balkon.Perlahan dengan pasti, massa pendukung kedua cagub pun mau meninggalkan balkon. Namun, yel-yel dukungan masih tetap diteriakkan dengan lantang oleh kedua pendukung itu.Akibat kekisruhan ini, sidang yang sedianya dimulai pada pukul 10.00 WIB harus ditunda hingga situasi kembali kondusif. Hingga pukul 10.45, sidang belum dimulai.Sementara itu, seluruh anggota DPRD DKI Jakarta, anggota Panwas, KPUD dan undangan sudah memenuhi ruang sidang paripurna.
(ary/sss)











































