Gara-gara Anjing Loyo, Rp 500 Juta Melayang
Jumat, 20 Jul 2007 14:37 WIB
Jakarta - Jika sudah niat, maling memang banyak akalnya. 3 Anjing dibikin loyo, maling berhasil menggasak harta seharga Rp 500 juta.Guk..guk..guk.. Begitu biasanya gonggongan nyaring Bruno, Jack, dan Pretty, 3 anjing milik John Alubwaman saat mendengar orang lewat depan rumah.Setiap John, istri dan dua anaknya pergi bekerja, Bruno dan Jack dilepas di halaman rumah, bertugas menjaga rumah yang terletak di Kompleks Perumahan Walikota Sukapura, Jl Murai, Jakarta Utara. Sedangkan Pretty di dalam rumah.Seringkali gonggongan 3 anjing tersebut mengganggu tetangga Pak John. Bahkan Pak RT sekitar sampai turun tangan langsung, menanyakan mau diapakan ketiga anjing berisik tersebut.Tapi, Jumat (20/7/2007) siang ini, ketiga anjing tersebut membisu. Duduk terkapar tak berdaya. Boro-boro menggonggong, mengangkat kepala saja mereka tidak mampu.Rupanya, mereka habis diberi roti berisi obat bius oleh 8 maling yang menyatroni rumah John. Maling yang mengendarai 4 motor tersebut memanfaatkan momen salat Jumat untuk membobol rumah keluarga John dan menggasak isinya."Anjing saya kalau gonggong keras, kalau orang lewat pun suaranya kedengaran. Seringkali saya ditegur Pak RT, anjingnya mau diapain? Tapi tadi kok nggak ada gonggongan. Sampai akhirnya tetangga saya mengabari rumah saya sudah dibobol," kata John di kediamannya."Saya kaget waktu pulang dari kantor, rumah sudah jebol semua. Saya menuju kamar, benar saja, kamar saya sudah diacak-acak. Semua isi lemari baju dan perabot diaduk-aduk," tambah John yang bekerja di Komisi Penanggulangan AIDS Daerah.Menurut John, maling tersebut berhasil menggasak perhiasan yang diperkirakan seharga Rp 200 juta, dan koleksi kamera beserta lensanya. Total kerugian ditaksir Rp 500 juta.Setelah mengetahui hal itu, dia segera menelepon polisi untuk melaporkan pencurian tersebut. Menurut warga, Jumat pekan lalu juga ada kejadian serupa. Saat warga salat Jumat, maling beraksi.Lalu bagaimana nasib ketiga anjing Pak John? Hingga dua jam setelah kejadian, ketiganya masih terkapar loyo dan belum bisa menggongong lagi. Nguik..nguik...
(ana/sss)











































