Pelat Hitam vs Pelat Kuning
Senen, Thamrin, Sudirman.. Yo Ayo!
Jumat, 20 Jul 2007 09:22 WIB
Jakarta - Tempat ngetem omprengan yang berada di Depok, Tangerang dan Bekasi (Detabek) menjadi sasaran para komuter di pagi hari. Giliran sore hari, tempat-tempat tertentu di wilayah Jakartalah yang diserbu.Di Depok, Tangerang dan Bekasi, omprengan pelat hitam, yang kebanyakan milik pekerja kantoran di Jakarta ini, punya kesamaan tempat ngetem.Kebanyakan mereka mencari penumpang di dekat mulut tol atau dekat perumahan yang jaraknya 1-3 km dari pintu tol.Pemilihan tempat ini tentunya beralasan, yakni supaya mereka bisa langsung mengarahkan kendaraannya ke jalan bebas hambatan dan cepat sampai tujuan. Juga karena tidak dilalui angkot resmi.Di Cimanggis, Depok, semula omprengan 'elit' ini mencari penumpang di sekitar perempatan AURI, persis di depan Hotel Genggong yang ada di Jalan Raya Bogor.Namun karena kerap kali membuat macet arus lalu lintas, polisi pun menjaga wilayah ini, sehingga mereka tidak berani lagi narik penumpang jika tidak ingin kena tilang.Tempat ngetem omprengan kemudian bergeser ke perempatan 'Karet' di Desa Harjamukti, Cimanggis, Depok.Di tempat ini, puluhan omprengan berbagai jurusan, seperti Pasar Senen, Komdak, Blok M, Thamrin, Kuningan, Pancoran, UKI, dan Kepala Gading tumplek blek mencari penumpang.Selain di perempatan yang dulunya kebun karet itu, sejumlah sopir omprengan juga mencari penumpang di depan Taman Bunga Wiladatika Cibubur dan Cibubur Junction yang berada persis di depan mulut tol.Biasanya, mereka datang dari arah Jalan Trans Yogi, Gunung Putri-Bogor dan Cibubur, Jakarta Timur.Sementara di wilayah Bekasi, lokasi favorit sopir omprengan adalah depan Plaza Ramayana, tepatnya di depan pintu masuk tol Bekasi Barat I. Selain itu, tempat lainnya adalah ruko Taman Galaxy. Omprengan ini menuju wilayah Sudirman-Thamrin, Kuningan, Blok M, dan Grogol.Sedangkan di wilayah Tangerang, komuter biasanya naik omprengan dari perempatan Mitra, Perumnas II, Tangerang, Banten. Hampir sama dengan wilayah lainnya, mereka juga mengangkut penumpang ke wilayah di Jakarta, seperti Tomang, Slipi dan Pancoran.Omprengan juga menarik penumpang di sepanjang Jalan Borobudur, Perumnas II ke arah Lippo Karawaci menuju pintu tol Islamic.Banyaknya omprengan yang melewati Perumnas II Tangerang berkaitan dengan tidak digunakannya lagi Terminal Bus Cimone dan mulai dioperasikannya Terminal Bus Poris Plawad, serta perubahan trayek bus yang akan menuju Jakarta."Senen, Thamrin, Sudirman, Slipi!" Teriakan inilah yang santer terdengar di semua kawasan ini.'Terminal' Omprengan di JakartaNah, di Jakarta, para komuter sore hingga malam hari akan menyerbu beberapa tempat yang akan mengangkut kembali mereka ke wilayah Depok, Tangerang, dan Bekasi.Tempat omprengan komuter asal Depok dan Bekasi biasanya di parkiran Universitas Atmajaya yang mampu menampung lebih 100 mobil, samping Gedung Bulog, perempatan UKI, Berlan di Matraman-Jakarta Timur, dan sekitar CSW, Blok M-Jakarta Selatan.Sementara untuk komuter asal Tangerang biasanya mencari omprengan yang ngetem di wilayah Jakarta Barat. Untuk wilayah Tangerang ada juga omprengan plat hitam jenis mikrobus yang umumnya merek Isuzu Elf yang jumlahnya cukup banyak."(Bekasi) Timur, Barat, (Ci) Bubur, (Ci) Manggis! Ayo! Ayo!" inilah teriakan yang terdengar di "terminal" dadakan itu.
(umi/nrl)











































