Pemerintah Prioritaskan Penanganan HIV/AIDS di Papua
Kamis, 19 Jul 2007 19:28 WIB
Jakarta - Pemerintah berencana menambah APBN untuk penanganan HIV/AIDS. Papua akan diprioritaskan sebagai daerah penanganan HIV/AIDS."Untuk papua ada dana yang lebih besar, karena 2,4 persen penduduknya menderita HIV/AIDS. Ini jumlah yang sangat tinggi," kata Menko Kesra Aburizal Bakrie usai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (19/7/2007).Ical menjelaskan, pada 2006, pemerintah hanya menyediakan dana sebesar Rp 27 miliar dari anggaran sebesar Rp 608 miliar. Padahal Papua merupakan provinsi dengan tingkat penderita HIV/AIDS paling tinggi di Indonesia.Untuk melaksanakan itu, lanjut Ical, pemerintah berencana untuk menambah dana APBN. "APBN harus ditambah dan dipersiapkan. Hal ini akan dibicarakan dengan menteri keuangan dan disosialisasikan ke DPR," jelasnya.Ical menjelaskan, pada 2007 dari dana US$ 100 juta untuk penanggulangan HIV/AIDS, 70 persen ditanggung negara donor. Sedangkan sisanya ditanggung pemerintah.Dana sebesar US$ 100 juta itu bahkan dinilai masih kurang US$ 50 juta untuk penanganan HIV/AIDS. "Kita ingin ke depannya paling tidak 50:50. Dan pada 2015, kita berharap pemerintah dapat memberikan porsi yang lebih besar," pungkasnya.
(ary/ary)











































