PR Besar SBY Buat Lemhannas
Selasa, 17 Jul 2007 19:07 WIB
Jakarta - Mei 2007, proses reformasi dan demokratisasi Indonesia genap berusia 10 tahun. Bertepatan dengan itu, 2008 juga merupakan peringatan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional.Memperingati dua peristiwa bersejarah dalam kehidupan berbangsa itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi PR besar bagi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)."Tolong susun suatu pikiran besar, semacam refleksi kritis atas perjalanan reformasi kita. Lihat secara utuh mana yang benar dan belum. Kemudian apa proposal Lemhannas pada kita semua. Apa yang harus kita lakukan ke depan untuk melanjutkan reformasi dan demokratisasi," kata presiden, Selasa (17/7/2007).Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan pembekalan pada ratusan peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan XV Lemhannas, di Istana Negara, Jakarta.Kepala Negara sendiri berkeyakinan pemerintah telah berada di jalan yang benar dalam mendorong demokratisasi dan menjalankan amanah reformasi. Namun demikian dirinya tidak membantah penilaian bahwa ada beberapa agenda yang pelaksanaannya belum tepat benar.Masukan dari Lemhanas itu nantinya akan menjadi ajuan pidato awal tahun pada Januari 2008. Karenanya PR tersebut harus sudah dipresentasikan Lemhanas pada pemerintah dan lembaga tinggi negara pada Oktober mendatang."Jangan anggap ini hanya omongan ini hanya wacana. Ini (rekomendasi Lemhanas) akan kita tuangkan lalu laksanakan. Agar semua menjadi bagian dari proses mensukseskan ini semua. (reformasi dan demokratisasi)," imbuh presiden.
(lh/ken)











































