Rapat DPR Dibanjiri 'Wong Ndeso'

Rapat DPR Dibanjiri 'Wong Ndeso'

- detikNews
Selasa, 17 Jul 2007 11:35 WIB
Jakarta - Ada yang berbeda dalam rapat paripurna DPR kali ini. Gedung wakil rakyat ini terlihat lebih penuh sesak. Khususnya ruang rapat paripurna. Usut punya usut ternyata ratusan orang yang berasal dari daerah berdatangan untuk memberikan dukungan terkait pengesahan 8 RUU pemekaran kabupaten dan kota. Mereka antara lain berasal dari Lampung dan Tapanuli.Tak heran bila suasana sidang paripurna yang biasanya sepi kini ramai bak pasar malam. Balkon ruang paripurna yang berkapasitas 200-an orang kini seperti tak mampu menampung lagi. Bahkan banyak pengunjung yang berdiri.Yang cukup seru di antara warga tersebut ada yang mengenakan baju adat daerahnya masing-masing, pakaian pria maupun wanita. Sesekali ratusan pengunjung ini bertepuk tangan bila fraksi-fraksi yang membacakan sikapnya memberikan dukungan pemekaran daerah.Suasana jauh berbeda justru terlihat di kursi anggota Dewan. Dari 550 kursi yang ada hanya 250-an yang tampak terisi. Padahal yang tanda tangan atau absen kehadiran rapat ini ada sekitar 350. Pantauan detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7/2007), para anggota DPR justru lebih asyik berbicara di luar ruang rapat paripurna bersama dengan rekan mereka sambil menghisap rokok.Sementara itu ratusan warga daerah lainnya dengan setia menunggu sambil menyaksikan televisi di lobi Nusantara II Gedung DPR. Suasana hiruk pikuk juga terasa ketika fraksi-fraksi bergiliran membacakan pernyataan dukungan."Hidup Sawaran," kata warga asal Lampung. "Hidup Tapanuli," kata warga asal Tapanuli.Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung santai. Tidak jarang politisi PDIP yang akrab disapa Mbah Tardjo itu mengeluarkan joke-joke ringan.Rapat paripurna ini selain membahas 8 RUU Pemekaran Kabupaten dan Kota, juga membahas pengesahan RUU mengenai DKI Jakarta menjadi ibukota negara. Apabila UU ini disahkan maka Pilkada DKI pada Agustus mendatang pun akan menggunakan UU ini.Selain itu rapat juga membahas pengambilan keputusan tentang RUU energi serta penjelasan wakil pengusul interpelasi Lapido yang dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.Saat ini masih berlangsung pembahasan sikap fraksi-fraksi. Sementara itu di luar Gedung DPR baik di gerbang utama maupun belakang penjagaan terlihat lebih ketat dari biasanya. Selain petugas pengamanan DPR (Pamdal), polisi pun ikut melakukan penjagaan. (ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads