8 TKI Asal Jateng 'Hilang' di LN

8 TKI Asal Jateng 'Hilang' di LN

- detikNews
Selasa, 03 Jul 2007 15:14 WIB
Semarang - Selain tawaran gaji yang katanya menggiurkan, TKI menghadapi banyak masalah. Berdasarkan data Disnaker, hingga Juni 2007, 8 TKI asal Jawa Tengah (Jateng) dinyatakan hilang di luar negeri! Kepala Disnaker Jateng, Eddy Joko Pramono, mengatakan masalah yang dihadapi TKI sangat kompleks. Ada yang tidak digaji, kecelakaan, dianiaya, meninggal, dipulangkan, dan pemalsuan identitas. "Ada 8 orang yang putus kontak pada tahun ini. Ya hilang begitu saja. Sampai sekarang, entah di mana," kata Eddy ketika ditemui wartawan di kantornya, Jl Pahlawan Semarang, Selasa (3/7/2007). Pada tahun sebelumnya, 9 TKI dinyatakan hilang. Setelah diurus melalui KBRI, departemen, dan keluarga, 4 orang di antaranya berhasil ditemukan, namun 5 orang lainnya masih misterius. Sebagian besar TKI bermasalah ini bekerja di sektor informal. Eddy menjelaskan, TKI bisa lenyap begitu saja karena berbagai sebab. Yakni, ajakan teman di perantuan untuk bekerja di lain tempat, terlibat masalah dengan majikan, terlibat masalah kriminal, tidak betah dengan majikannya, dan lain-lain. "Kasus-kasus itu banyak terjadi di Malaysia. Mungkin karena sebagian besar TKI memang ada di sana. Timur Tengah di urutan berikutnya," kata Eddy yang enggan merinci data TKI yang lenyap dari pantauan instansi swasta maupun pemerintah. Sampai saat ini, Disnaker terus bekerja menemukan 8 orang yang tak bisa dikontak lagi itu. Mereka sudah menghubungi KBRI, PJTKI, dan departmen, namun hasilnya masih nihil. Dari data Disnaker Jateng, pada tahun 2006, TKI asal Jateng berjumlah 7.726 orang (sektor formal) dan 13.575 orang (sektor informal). Pada tahun 2007 hingga Bulan Juni tercatat ada 1.132 orang (sektor formal) dan 7.985 orang (sektor informal). (try/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads