Mencari Pimpinan KPK
Bambang dan Christianto Wibisono Hanya Berani Memberi Masukan
Selasa, 03 Jul 2007 08:42 WIB
Jakarta - Ratusan orang telah mendaftar untuk mengisi posisi pimpinan KPK yang sebentar lagi lowong. Namun, sayangnya tokoh-tokoh yang selama ini lantang menyuarakan pemberantasan korupsi malah belum mendaftar. Bambang Widjojanto dan Christian Wibisono hanya berani memberi masukan. "Saya memang diminta teman-teman untuk mendaftar, namun saya memberikan masukan saja," kata Bambang Widjojanto. Bambang terlihat mendatangi Kantor Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Meneg PAN), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2007) kemarin.Entah mengapa Bambang tidak tertarik menjadi pimpinan KPK. Padahal, selama ini Bambang dikenal sebagai salah satu tokoh dalam pemberantasan korupsi. Komentar-komentarnya sering muncul di media massa yang intinya mengkritisi pemberantasan korupsi di Indonesia. "Yang daftar juga bagus-bagus kok, jadi jangan pesimis," katanya.Hal yang sama diungkapkan Cristianto Wibisono. Dia yang juga terlihat mendatangi Panitia Seleksi (Pansel) KPK itu mengaku hanya menyumbangkan tulisan dan tidak ikut mendaftar. "Saya hanya menyumbangkan pemikiran dan masukan ke panitia," kata dia. Cristianto terkenal lewat tulisan-tulisannya di media massa yang sering mengungkapkan berbagai strategi untuk melepaskan Indonesia dari belenggu korupsi.Kurangnya minat tokoh-tokoh pemberatasan korupsi untuk mendaftar menjadi pimpinan KPK membuat risau bergabagai kalangan. Padahal momen ini seharusnya dapat dijadikan pintu masuk agar segala strategi yang selama ini diungkapkan bisa diimplementasikan dan tidak menjadi selogan saja."Saatnya pegiat antikorupsi masuk ke struktur resmi bukan pengiat korupsi dari luar saja," kata Harlans M Fachra dari Gerakan Anti Korupsi (GERAK).Untuk itulah, lanjut Fachra, GERAK telah mengajukan nama-nama tokoh yang pantas untuk mendaftar menjadi pimpinan KPK. Di antara tokoh-tokoh yang masuk dalam daftar tersebut adalah Bambang Widjojanto, Rudi Satrio, Faisal Basri, Teten Masduki, dan Artidjo Alkostar. Nama-nama tokoh-tokoh ini telah dikirim ke Kantor Meneg PAN.Menurut Sekretaris Panitia Seleksi Pimpinan KPK Gunawan Hadi Susilo, panitia telah menghubungi nama-nama yang telah diajukan GERAK. "Kita sudah hubungi dan reaksi mereka bermacam-macam," kata dia. Menurut Gunawan, ada di antara mereka yang menyambut positif namun juga ada yang menyatakan ingin berada di luar sistem saja.
(nal/asy)











































