Dana Rp 14 Miliar Belum Cair, Panwasda DKI Patungan
Sabtu, 30 Jun 2007 16:04 WIB
Jakarta - Sudah sebulan Panwasda DKI Jakarta dilantik, namun sepersen pun dana operasional Rp 14 miliar tidak kunjung cair. Dana rapat, surat menyurat bahkan pelantikan diambil dari kantong pribadi. Patungan!"Sampai saat ini belum cair. Padahal dana ini sangat penting untuk kegiatan operasional untuk panwas," kata Ketua Panwasda DKI Jakarta Suhartono.Hal ini disampaikan Suhartono di kantor Panwasda, Gedung Prasada Sasana Karya, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2007). Panwasda DKI Jakarta dilantik pada 28 Mei 2007 dengan 5 anggota.Menurut dia, pelantikan Panwas tingkat kecamatan tertunda lantaran terbentur dana. Bahkan Panwas Kotamadya yang seharusnya bekerja pada saat pendataan data pemilih belum bisa bekerja karena belum dilantik."Yang baru dilantik Panwas tingkat kecamatan di Jakarta Timur itu dilakukan Jumat 29 Juni. Biaya pelantikan Rp 4-5 juta. Ini hasil patungan dari Panwas Kotamadya. Hal sama juga akan dilakukan Panwas Jakarta Selatan," ujarnya.Tidak hanya itu, saluran line telepon belum terpasang. "Padahal kalau orang mau ngadu kan biasanya melalui telepon dulu. Dana untuk rapat, surat menyurat masih ditanggung kita sendiri. Masing-masing anggota sudah keluar Rp 1-2,5 juta," kata Suhartono.
(aan/asy)











































