Orasi Terlalu Keras, Korban Lapindo Diamankan Polisi

Orasi Terlalu Keras, Korban Lapindo Diamankan Polisi

- detikNews
Rabu, 27 Jun 2007 14:49 WIB
Jakarta - Meski umur sudah melebihi setengah abad, Hanafi tetap semangat berorasi. Sialnya, karena suaranya yang terlalu keras, warga Porong itu malah diamankan polisi.Hanafi yang berusia 55 tahun itu memang tua-tua keladi. Memegang megaphone, dia menyerukan 300 warga korban lumpur Lapindo untuk masuk ke Istana Wakil Presiden di Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat."Kita minta menuntut masuk. Masuk.. Masuk.. Masuk," ajak Hanafi lantang.Nah, rupanya suara bapak tua itu terlalu keras dan menarik perhatian polisi yang mengamankan demo tersebut. Hanafi pun diciduk dan dibawa ke mobil minibus punya polisi."Dia ditangkap karena saat berorasi suaranya terlalu keras. Mikrofonnya terlalu keras. Memang orang itu juga rada stres," kata koordinator lapangan Anang Soleh saat ditanyai detikcom, Rabu (27/6/2007).Hingga saat ini Hanafi masih berada dalam mobil polisi. Pria berkemeja kotak-kotak tersebut terlihat cuek. Sementara, petugas kepolisian yang berjaga-jaga membantah telah mengamankan Hanafi. ""Itu mah bukan diamanin. Tapi dia itu termasuk perwakilan yang masuk ke Istana Wapres untuk menemui Wapres," kilah petugas yang tidak mau menyebutkan namanya itu.Padahal, menurut Anang, yang masuk ke Istana Wapres untuk bertemu Wapres Jusuf Kalla adalah Husein, Pujiono, Tonas dan Rois. (ana/nrl)


Berita Terkait