Penembakan di Kampus UNM
Peluru Tajam, Senjata Rakitan
Rabu, 27 Jun 2007 11:33 WIB
Makassar - Polisi menduga pelaku penembakan terhadap mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) kampus Banta Bantaeng menggunakan peluru tajam. Tapi senjata yang digunakan jenis rakitan.Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Makassar Timur, AKBP Kamarudin, saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui sambungan telepon, Rabu (27/6/2007)."Pelaku menggunakan peluru tajam tapi senjatanya rakitan," kata Kamarudin.Namun saat ditanya lebih jauh mengenai dugaan penggunaan senjata rakitan, Kamarudin enggan berkomentar banyak. "Yang punya senjata organik kan hanya petugas," ujar Kamarudin.Amirudin, mahasiswa FIK UNM Kampus Banta Bantaeng, luka parah setelah ditembak orang tidak dikenal. Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di sekretariat Mapala FIK UNM.Saat ini Amirudin masih menjalani perawatan intensif di RS Faisal, Makassar. Meski sadar, Amirudin belum bisa bercakap-cakap. Dia mengalami luka tembak pada bagian perutnya.
(djo/nrl)











































