Majikan Ceriyati Bebas, Migrant Care Minta Pemerintah Protes
Rabu, 27 Jun 2007 00:30 WIB
Jakarta - Polisi Malaysia membebaskan majikan Ceriyati. Alasannya, belum ditemukan bukti bahwa Ceriyati benar-benar disiksa oleh sang majikan."Ini tentu saja sangat meresahkan para buruh migran Indonesia di Malaysia. Ribuan Ceriyati yang lain akan mendapatkan perlakuan yang sama jika kasus ini berhenti sampai disini saja," cetus Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (26/6/2007).Menurut Anis, keadilan dan hak asasi manusia bagi buruh migran Indonesia di Malaysia ternyata masih jauh untuk dicapai. Ini juga membuktikan, Pemerintah Malaysia mengingkari pernyataannya bahwa mereka akan serius untuk menuntaskan kasus Ceriyati. "Pengingkaran ini juga berarti bahwa Pemerintah Malaysia masih akan terus membiarkan bahkan membuat kebijakan yang melanggar hak asasi buruh migran (termasuk dari Indonesia)," imbuh Anis.Migrant Care mendesak kepada pemerintah Indonesia untuk segera melancarkan nota protes diplomatik ke pemerintah Malaysia atas perkembangan pengusutan kasus Ceriyati yang tidak fair dan cenderung merugikan Ceriyati."Sikap ini juga harus dilanjutkan dengan segera melanjutkan pengaduan secara hukum atas tindak penganiayaan yang dilakukan majikan Ceriyati," ujar Anis.Pemerintah Indonesia, lanjut Anis, harus menggunakan momentum Pertemuan Komite Bersama Indonesia-Malaysia di Surabaya tanggal 27-28 Juni 2007. "Tujuannya untuk menekan Pemerintah Malaysia agar menghormati, melindungi dan memenuhi hak asasi manusia buruh migran Indonesia," tandasnya.
(anw/bal)











































