Pintu Masuk ke Bali Diperketat
Rabu, 20 Jun 2007 14:44 WIB
Denpasar - Pasca penangkapan Abu Dujana, Polda Bali memperketat pengamanan semua pintu masuk ke Bali, baik darat, laut dan udara. Orang-orang yang mencurigakan diperiksa identitasnya. Hal ini disampaikan Wakapolda Bali Brigjen Polisi I Nyoman Gede Suweta dalam jumpa pers di Mapolda Bali, Jl. WR Supratman, Denpasar, Rabu (20/06/2007). "Di semua pintu masuk ke Bali, kita melakukan pemeriksaan identitas terhadap pihak-pihak yang dicurigai melakukan kegiatan teror," kata Suweta. Terkait isu adanya wacana upaya balas dendam teroris melakukan pengeboman di Bali pasca penangkapan Abu Dujana, menurut Suweta, aksi teror bisa terjadi di mana saja. "Itu semua tergantung kepentingan kelompok teroris. Tidak ada tempat atau daerah spesifik yang dijadikan sasaran teroris," katanya. Polda Bali juga berencana akan memasang x-ray gate yang berukuran besar di pelabuhan laut dan udara untuk memantau seluruh penumpang yang ada di dalam kendaraan. Selain itu, Polda Bali juga akan terus menambah jumlah kamera tersembunyi yang digunakan untuk memantau titik rawan yang dijadikan sasaran kelompok teroris di semua pelabuhan laut, udara, dan darat. "Itu adalah bagian upaya kita meningkatkan pengamanan dengan memanfaatkan penggembangan teknologi. Kita juga melakukan pencegahan dengan berbasis peran serta masyarakat," demikian Suweta.
(gds/asy)











































