BH Ditunggu Kejagung Kasus VLCC

BH Ditunggu Kejagung Kasus VLCC

- detikNews
Rabu, 20 Jun 2007 10:24 WIB
Jakarta - Kasus korupsi penjualan kapal tanker very large crude carter (VLCC) memasuki tahap penyidikan. Mantan Dirut Pertamina berinisial BH alias Baihaki Hakim untuk pertama kalinya akan dimintai keterangan sebagai saksi."VLCC hari ini kita tunggu satu mantan Dirut Pertamina," kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus M Salim di Gedung Kejagung, Jalan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2007).Inisialnya BH Pak? "Ya pokoknya itulah. Hari ini undangannya pukul 10.00 WIB. Untuk penyidikan, ini panggilan yang pertama," ujarnya.Kasus VLCC ini bergulir pada November 2002. PT Pertamina yang saat itudipimpin Baihaki Hakim memesan 2 unit VLCC dari Hyundai Heavy Industries di Ulsan Korea Selatan. Kapal itu dibeli dengan harga US$ 65 juta per unit.Namun dengan alasan kesulitan likuiditas, direksi baru Pertamina, ArifinNawawi, melepas 2 kapal itu dengan harga US$ 184 juta pada April 2004.Meski demikian, KPPU memutuskan Pertamina melanggar UU Monopoli saatmenjual 2 unit VLCC itu. Alasannya, 2 unit kapal itu dijual dengan hargayang terlalu rendah dari harga pasaran saat itu US$ 102-110 juta per unit. (aan/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads