Buang Lumpur ke Laut, Pemerintah Mau Menang Sendiri

Buang Lumpur ke Laut, Pemerintah Mau Menang Sendiri

- detikNews
Minggu, 17 Jun 2007 13:01 WIB
Surabaya - Rencana pemerintah untuk membuang lumpur ke Selat Madura ditentang oleh pakar lingkungan dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Suparto Widjojo. Pembuangan lumpur ke Kali Porong akan merugikan nelayan dan merusak ekosistem.Menurutnya, rencana ini sangat tidak populis dan merugikan masyarakat. "Saya tidak setuju. Cara ini memperluas areal bencana. Pemerintah mau enaknya sendiri," kata Suparto saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (17/6/2007). Menurut Suparto, alangkah baiknya pemerintah kembali ke rencana awal yang akan memanfaatkan lumpur untuk industri seperti keramik, genteng dan batu bata.Padahal waktu 3 bulan lumpur menyembur, rencana itu sudah diungkapkan pemerintah. "Kenapa harus dibuang. Kalau bisa dimanfaatkan kenapa tidak. Dari sisi ekonomi itu sangat menguntungkan," ungkapnya.Padahal menurutnya, jika pemerintah konsisten dengan rencana tersebut, akan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat korban lumpur. Lagipula kata Suparto pemerintah tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk rencana pemanfaatan lumpur."Bangunan untuk membakar batu bata kan nggak butuh duit banyak. Kenapa tidak dilakukan," ujarnya.Suparto berharap, pemerintah untuk memikirkan kembali rencana tersebut. Karena, kalau pemerintah masih ngotot membuang lumpur ke Selat Madura akan merusak ekosistem yang ada. "Banyak nelayan yang akan terpuruk. Sedimentasi akan terjadi. Pemerintah harus mikirlah," tandasnya.Menurut staf ahli Menteri Lingkungan Hidup ini, jika Pemerintah Provinsi Jatim sampai mengijinkan pembuangan lumpur ke Selat Madura adalah sesuatu hal yang konyol. "Pemerintah maunya menang sendiri. Sekali lagi saya tidak setuju," tegas Suparto. (wln/mar)


Berita Terkait