Pengamat: Nanti Minyak Goreng Juga Akan Diinterpelasi
Rabu, 13 Jun 2007 09:18 WIB
Jakarta - Pengamat politik Soegeng Sarjadi Syndicate, Sukardi Rinakit, mengatakanPresiden SBY sebaiknya hadir dalam sidang interpelasi DPR. Jika tidak, DPRakan makin rajin menggunakan senjata barunya itu."Sebenarnya kalau Presiden kemarin hadir, ini sudah selesai. Karena tidakakibatnya seperti ini, DPR akan buat list interpelasi terus. Nantiminyak goreng juga akan diinterpelasi," kata Sukardi Rinakit dalamperbincangan dengan detikcom, Rabu (13/6/2007) pukul 08.30 WIB.Sukardi mengatakan, usulan interpelasi Lapindo yang kini bergulir tidakterpisah dari interpelasi Iran. Keduanya bermula pada kekecewaan partaiterhadap reshuffle kabinet. Jatah kursi kabinet untuk parpol ternyatasedikit."Nah mereka mencari ajang untuk melampiaskan kekecewaan itu. Ajangnyainterpelasi 1747 tentang Iran. Karena Presiden tidak hadir makaberlanjutlah pada Lapindo," ujar dia.Menurut Sukardi, ketidakhadiran Presiden bukan hanya berdampak pada diriPresiden, melainkan pada para menteri. Mereka dikhawatirkan menjadi takutmenghadapi DPR."Saya dari awal sudah menyarankan agar Presiden hadir. Meski hadir skornyamenjadi 2-0 untuk DPR," ungkapnya.
(irw/nrl)











































