Nelayan Pantai Selatan Tak Terpengaruh Isu Tsunami 7 Juni

Nelayan Pantai Selatan Tak Terpengaruh Isu Tsunami 7 Juni

- detikNews
Rabu, 06 Jun 2007 13:59 WIB
Yogyakarta - Nelayan pantai selatan, Kabupaten Batul, Yogyakarta tidak terpengaruh adanya isu tsunami 7 Juni 2007. Mereka tetap melaut karena kondisi laut selatan normal.Hal itu diungkapkan Ketua Kelompok Nelayan Pandanmino, Tumijan, kepada detikcom di Pantai Pandansimo, Srandakan, Bantul, Rabu (6/6/2007)"Beberapa hari terakhir ini kondisi ombak laut normal, air tidak pasang atau tinggi seperti bulan lalu," katanya.Menurut Tumijan, kondisi ini sudah berlangsung hampir seminggu lebih. Para nelayan sudah berani melaut meski tidak sampai ke tengah. Sedikitnya ada 15 hingga 25 kapal nelayan Pandansimo danKuwaru yang sudah turun melaut meski hanya setengah hari saja. "Rata-rata sudah membawa ikan hasil tangkapan sekitar 30 hingga 50 kilogram sekali berangkat," katanya.Tumijan mengakui, warga setempat sempat khawatir melaut karena beredar SMS gelap yang menyatakan akan ada gempa dan tsunami pada tanggal 7 dan 8 Juni. Warga pun diminta menjauhi pantai. Namun setelah ada penjelasan dari perangkat desa Poncosari maupun Muspika Srandaka, warga kembali tenang."Yang mengedarkan SMS seperti itu tak bertanggungjawab, membuat warga resah. Namun setelah ada penjelasan dari muspika, warga kembali beraktivitas seperti biasa," katanya.Dia meminta masyarakat selalu bersikap tenang, namun tidak mengurangi kewaspadaan dan memantau setiap perkembang di laut. Selain komunikasi antara kelompok nelayan, masjid-masjid di sekitarpantai juga dipasang pengeras suara sebagai alat peringatan dini"Kami selalu berkoordinasi dengan anggota SAR baik di Parangtritis, Depok dan Samas melalui pesawat HT. Bila ada perubahan ombak di laut langsung di sebarkan informasinya," katanya. (bgs/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads