Kirim Sampel Virus ke Australia, RI Tetapkan Syarat

Kirim Sampel Virus ke Australia, RI Tetapkan Syarat

- detikNews
Selasa, 05 Jun 2007 13:35 WIB
Jakarta - Pemerintah RI akhirnya bersedia kembali mengirimkan sampel virus flu burung pada pemerintah Australia. Agar kesalahan yang sebelumnya sempat terjadi tidakterulang, ada syarat tertentu yang dimintanya."Awas, jangan diberikan ke orang lain, kalau diberikan orang lain tolong kita dikasih tahu," kata Menkes Siti Fadilah Supari, Selasa (5/6/2007).Hal tersebut ia sampaikan pada wartawan yang mencegatnya seusai mengikuti upacara kenegaraan menyambut Presiden Timor Leste Ramos Horta di Istana Merdeka, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta.Menurut Menkes, syarat khusus itu akan ia sampaikan dalam pada pemerintah Australia di sela-sela pertemuaan APEC tentang kesehatan di Singapura yang diikutinya besok. Delegasi RI dan Australia akan membicarakan masalah itu dalam sebuah forum bilteral."Kalau bilateral enaknya begitu. Kalau kita kirim apa kompensasinya? Tanggung jawabnya apa dong?" sambungnya.Menkes menegaskan persyaratan demikian hanya berlaku untuk pengiriman sampel virus lewat jalur bilateral. Sedangkan untuk keperluan sosial dan penelitian yang tengah dikembangkan oleh WHO, Pemerintah RI tidak mengharap kompensasi apa pun."Tapi kalau untuk stock filing WHO ya harus gratis. Tidak boleh dikomersialkan," ujarnya. (lh/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait