Ke Bali Kami Kan Kembali

Laporan dari Brussel

Ke Bali Kami Kan Kembali

- detikNews
Kamis, 31 Mei 2007 17:57 WIB
Brussel - Sekali ke Bali, orang-orang Belgia menyatakan ingin kembali lagi. Sebuah potensi pasar yang menjanjikan. Apa alasan mereka dan bagaimana menarik orang yang belum pernah ke sana?Publik Belgia yang memadati Hall Oslo, Thon Hotel Brussels City Center, seperti terhipnotis gamelan Bali yang ritmik dan dinamik pada Parade Gala Dinner and Balinese Gamelan Performance and Dance malam ini atau Kamis (31/5/2007) WIB.Tak kurang dari 5 tarian, tari Wireng Jaya, Jauk Manis, Baris, Palawakya dan Kebyar Terompong, disajikan Dwi Mekar, sebuah grup kesenian dari Singaraja. Diseling dengan demonstrasi dua aransemen gamelan yang memukau: Semarandana dan Tabuh Kekebyaran.Ketika sajian tari atau gamelan berlangsung, mereka mematung. Begitu usai, aplaus hangat membahana.Bali. Pesona pulau ini, manusia, dan kebudayaannya masih kuat menundukkan siapa saja untuk tetap jatuh hati. "Luarbiasa. Kami seoah-olah sudah berada di Bali," tutur pengunjung di jeda acara. Ia bersama istri dan dua anaknya mengaku sudah sekali ke Bali dan pengalamannya yang mengesankan hingga kini belum hilang. "Fantastis. Sangat dianjurkan bagi yang belum ke sana. Bali merupakan tujuan liburan yang ideal untuk orangtua dan anak-anak. Sebuah dambaan yang sempurna antara kebudayaan, alam, dan rehat. Kami merencanakan kembali ke sana" katanya.Petra bercerita bahwa dia malah sudah tiga kali ke Bali, namun dia tidak jenuh dan tetap merasakan pengalaman yang luarbiasa."Teras-teras nan indah dengan pemandangan ke laut lepas. Orang-orangnya ramah dan makanannya perfek. Pantainya juga cocok untuk tempat bermain anak-anak. Kira-kira 1,5 atau 2 tahun lagi kami berencana untuk pergi lagi ke Bali," ujarnya.Pasar MenjanjikanDengan jumlah penduduk 10.511.382 jiwa (2006) dan pendapatan per kapita US$31,400, Belgie merupakan pasar pariwisata yang menjanjikan untuk Bali dan obyek wisata lainnya di Indonesia.Dubes RI untuk Kerajaan Belgia, Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa, Nadjib Riphat Kesoema kepada detikcom mengungkapkan bahwa pihaknya tahun ini menargetkan jumlah kunjungan wisatawan Belgia bisa naik minimal dua kali lipat dari tahun lalu, yang mencapai jumlah 25.000 orang.Menurut Nadjib, pihaknya sengaja memulai kampanye pariwisata dan kebudayaan pada akhir Mei-awal Juni untuk menarik wisatawan di wilayah kerjanya, karena sebentar lagi musim liburan besar. Sasarannya terutama kalangan wisatawan yang belum pernah ke Bali. Dari mereka nantinya diharapkan terbentuk komunitas pecandu Bali seperti kalangan pertama."Kita menilai ini momentum yang tepat, sebab sebentar lagi Eropa memasuki liburan besar, liburan musim panas," ujar Nadjib.Acara tadi malam, tambah dia, adalah gong awal kampanye KBRI Brussel untuk menjajakan pariwisata, dengan label besar Indonesian Parade. Kamis malam ini acara dirangkai dengan Indonesia Products Expo dan malam nanti akan ditampilkan pagelaran musik Balawan Ethnic Jazz di Thon Hotel Brussels City Center. "Tanggal 4 Juni nanti kita susul dengan Festival Pangan, supaya publik di sini lebih dekat mengenal kekayaan kebudayaan dan cita rasa dapur kita," demikian Nadjib. (es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads