Menhan Diomeli DPR Gara-gara Telat Kasih Draf RI-Singapura

Menhan Diomeli DPR Gara-gara Telat Kasih Draf RI-Singapura

- detikNews
Senin, 28 Mei 2007 11:23 WIB
Jakarta - Keterlambatan pemerintah memberikan draf perjanjian kerjasama pertahanan RI-Singapura membuat anggota Komisi I DPR kesal. Menhan Juwono Sudarsono dan Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Suyanto pun diomeli."Saya minta seminggu yang lalu saja ke sekretariat masih tidak ada. Baru dikasih pagi ini," cetus anggota Komisi I asal FPDIP Pupung Suharis saat raker Komisi I dengan Menhan dan Panglima TNI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/5/2007).Menurut Pupung, kejadian ini telah mencederai kedaulatan NKRI. Apalagi perjanjian tersebut tidak didiskusikan dengan rakyatnya."Saya ini wakil rakyat. Kenapa perjanjian itu tidak didiskusikan dulu. Kan ada DPR. Jangan gampang membuat perjanjian dengan pedagang," ketus Pupung.Hal yang sama juga disampaikan anggota FPAN Djoko Susilo. Menurutnya, pemerintah telah mem-fait accompli DPR. Selain tidak melibatkan DPR dalam perjanjian tersebut, pemerintah juga sangat tertutup dengan DPR."Ini sangat mengecewakan, perjanjian ini sudah lama tapi baru pagi ini dikasih. Ini bentuk fait accompli pada DPR," omel Djoko.Lebih keras lagi anggota FPDIP Permadi meminta perjanjian kerjasama pertahanan dibatalkan. "Pemerintah perlu meninjau kembali kerjasama pertahanan kembali. Kalau tidak, dibatalkan saja," cetusnya.Isi perjanjian militer RI-Singapura yang paling disorot DPR yakni memberikan izin pada militer Singapura untuk latihan militer di Indonesia. (nik/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads