DPR Resmi Undang SBY Hadiri Interpelasi Iran
Jumat, 25 Mei 2007 18:39 WIB
Jakarta - DPR mengirimkan surat resmi kepada Presiden SBY untuk menghadiri interpelasi resolusi nuklir Iran. Surat dikirimkan hari ini. DPR berharap presiden bisa menghadirinya."Surat akan kami kirimkan hari ini juga. Kami harapkan besok sudah sampai," kata Ketua DPR Agung Laksono kepada wartawan di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/5/2007).Agung berharap Presiden bisa bisa menghadiri langsung undangan itu untuk menyampaikan penjelasan usul interpelasi anggota DPR. "Semuanya kita serahkan kepada Presiden. Tapi, kalau Presiden datang langsung, di samping menunjukkan kebesaran jiwanya untuk saling menghargai undangan antarlembaga negara juga akan semakin mengakrabkan, sehingga menciptakan kehidupan kondusif bagi pengembangan demokrasi di Indonesia," kata Agung. Menurut Agung, dalam surat itu, secara resmi tidak ada penekanan bahwa Presiden harus datang langsung menghadiri interpelasi ini. Namun, isi tersebut secara normatif meminta kepada Presiden untuk dapat hadir dan menjelaskan usul interpelasi DPR itu. Isi surat DPR yang dikirimkan kepada Presiden SBY sebagai berikut: Kepada Yth PresidenRapat paripurna dewan telah menyetujui penggunaan interpelasi, dengan jumlah 276 anggota. Sesuai Tatib nomor 74 dan keputusan Bamus tanggal 24 Mei, pimpinan DPR mengundang saudara Presiden untuk memberi penjelasan mengenai persetujuan pemerintah soal resolusi nuklir Iran di depan paripurna DPR 5 Juni 2007.
(asy/mar)











































