Terali Besi Bukan Akhir Pengungkapan Dana DKP

Terali Besi Bukan Akhir Pengungkapan Dana DKP

- detikNews
Jumat, 25 Mei 2007 11:58 WIB
Jakarta - Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mulyana W Kusumah memang mendekam di penjara. Namun bukan berarti dia tidak bisa bertindak untuk ikut mengungkap aliran dana Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) dalam Pilpres 2004.Karena itu, sekitar 20 orang dari Lembaga Pembela Hak Sipil dan Politik (Lapasip) melakukan aksi di depan Rutan Salemba, Jl Percetakan Negara, Jakrata Pusat, Jumat (25/5/2007).Dalam aksinya, mereka menggelar poster yang antara lain bertuliskan "Terali besi bukan akhir segalanya", "Capres kembang kol", dan "Dana siluman bikin rakyat susah makan".Mereka menuntut Mulyana yang menjadi terpidana kasus korupsi KPU agar keluar dari selnya. Mulyana diharapkan menyingkap aliran dana nonbujeter DKP serta dan asing yang dipakai untuk kampenye Pilpres 2004."Kami menuntut Saudara Mulyana yang berada di dalam untuk keluar dan memberikan penjelasan," teriak koordinator aksi, Desyana.Aksi ini membuat Kepala Pelayanan Rutan Salemba, Suherman, keluar menemui demonstran. Dia mengatakan Mulyana tidak bisa menemui pendemo karena tidak enak badan."Untuk hari ini dia tidak bisa menemui rekan-rekan," ujarnya.Karena tidak bisa bertemu Mulyana, para pendemo itu merasa kecewa. Namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa."Kami kecewa. Kami ingin bertemu Mulyana walaupun hanya satu menit. Kami ingin menyampaikan agar Mulyana tidak takut mengungkap kasus ini," kata Desyana.Mereka juga berharap DPR bisa segera memanggil KPU untuk mendapatkan penjelasan terkait kasus aliran dana Pilpres 2004 tersebut. (nvt/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads